Pilkades Bandung 20 Oktober, Kapan Jadwal Pilkades Sumenep?

  • Bagikan
Pilkades dan PAW Ditunda 2 Bulan Lagi
Mendagri Tito Karnavian membuat surat penundaan gelaran Pilkades dan PAW selama dua bulan lagi sejak surat ditetapkan 9 Agustus 2021. (matajatim.id)

matajatim.idBANDUNG-Gelaran Pilkades Serentak di Kabupaten Bandung, Jawa Barat dijadwal 20 Oktober 2021. Jadwal pelaksanaan Pilkades ini disampaikan Bupati, Bandung Dadang Supriatna setelah usulan pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bandung disetujui oleh Menteri Dalam Negeri.

Bupati Bandung sudah menerima surat resmi persetujuan Mendagri bernomor 270/5645/SJ perihal Tindak Lanjut Pelaksanaan Pilkades Serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) pada Masa Pandemi Covid-19 Pasca Penundaan.

“Alhamdulillah, Pilkades Serentak dan PAW sudah di-acc Mendagri, sehingga bisa dilaksanakan pada Rabu 20 Oktober 2021,” ungkap Bupati Dadang di Soreang, Jumat (8/10/21), seperti dikutip kempalan.

Dalam surat tersebut, Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan agar kabupaten/kota pelaksana Pilkades Serentak dan PAW untuk mempersiapkan pelaksanaannya setelah tanggal 9 Oktober 2021.

Antara lain dalam pelaksanaannya nanti dilakukan pembatasan jumlah pemilih di TPS dibatasi 500 DPT, dan diatur juga jadwal kedatangan pemilihnya.

Untuk wilayah yang terkendali penyebaran Covid-19, Mendagri meminta untuk tidak lengah dan tetap konsisten melaksanakan protokol kesehatan 5M.

Selain itu Mendagri Tito juga mendorong percepatan vaksinasi, khususnya di desa-desa yang akan menggelar pilkades.

Hingga Selasa 5 Oktober 2021, Kepala DPMD Sumenep, M Ramli belum bisa memastikan jadwal Pilkades Sumenep setelah ada penundaan gegara PPKM Covid-19.

Bahkan, level PPKM Covid-19 di Kabupaten Sumenep per Selasa 5 Oktober 2021, status level covid turun dari 2 menjadi level 3 PPKM.

Dengan penurunan level dari 2 ke 3, kata Ramli, menjadi pertimbangan untuk tetap memperhatikan dinamika perkembangan COVID-19 dan mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 Tahun 2021.

“Hingga saat ini, Pak Bupati belum menentukan jadwal Pilkades serentak, karena Tim Kabupaten yang di dalamnya ada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Satgas Covid-19 belum memberikan rekomendasi, akibat dinamika perkembangan wabah tersebut,” terangnya.

“Jadwal itu memang kewenangan Bupati, namun Bupati tentunya tidak sewenang-wenang akan tetapi tetap memperhatikan rekomendasi dari panitia pemilihan tingkat kabupaten,” sambungnya.

Sementara, prosentase vaksin di Sumenep baru mencapai 22%. Masih kurang 48% atau sekitar 480 ribu sekian warga Sumenep yang belum divaksin jika menjadi syarat Kemendagri untuk bisa digelar Pilkades di masa PPKM.

Informasi yang dihimpun Mata Jatim diketahui, Menteri Dalam Negeri akan memberi ijin gelaran Pilkades serentak tahun 2021 di era PPKM asal capaian vaksin warganya sesuai target yang ditetapkan.

“Sumenep boleh menggelar Pilkades saat PPKM asal capaian vaksin warganya mencapai 70%,” sebut sumber Mata Jatim.

Pada awal September, Panitia Kabupaten Pilkades Sumenep bersama Tim Satgas Covid-19 menggelar rapat persiapan pelaksanaan Pilkades Serentak 2021 bertempat di Aula Sutanto Mapolres Sumenep.

Ikut hadir dalam pertemuan itu, para camat, Pj Kades dan Sekretaris Desa serta Ketua Panitia Pilkades.

Dari pertemuan itu, juga belum menemukan waktu kepastian soal jadwal pelaksanaan Pilkades Sumenep 2021. (bahri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *