Hari Batik, Khofifah: Ayo Beli Batik

  • Bagikan
Hari Batik Nasional
Peringatan Hari Batik Nasional, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat tidak sekedar memeriahkannya di media sosial melalui unggahan dan hashtag. Khofifah meminta masyarakat untuk membeli batik bukan printing dari para perajin batik. (kempalan)

matajatim.idSURABAYA-Hari Sabtu tanggal 2 Oktober 2021, merupakan Hari Batik Nasional 2021.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak masyarakat tidak sekedar memeriahkannya di media sosial  melalui unggahan dan hashtag. Khofifah meminta masyarakat untuk membeli batik bukan printing dari para perajin batik.

“Hari Batik, jangan hanya ramai di medsos atau hashtag saja, tapi juga ramaikan di gerai-gerai batik. Di Jatim ini banyak sekali sentra batik dengan beragam motif sesuai ciri khas daerahnya. Mulai dari Tuban, Banyuwangi, Madura, Ponorogo, Tulungagung, Trenggalek,  Mojokerto, Pacitan, Sidoarjo, Bojonegoro,  Jember dan sebagainya. Ayo bantu perajin batik di Jatim bisa tetap eksis dengan membeli produknya,” ungkap Khofifah di Bandara Juanda, Surabaya sebelum take off menuju Jayapura, Sabtu (2/10).

Khofifah mengatakan, tidak sedikit masyarakat yang beranggapan bahwa batik printing adalah batik. Padahal, menurutnya batik printing bukanlah batik, melainkan hanya kain yang diprint dengan motif batik. Sementara, batik adalah kain yang diproduksi dengan metode membatik, baik itu tulis, cap, maupun campuran keduanya.

Sementara, Facebook sebagai salah satu media sosial yang memiliki banyak pengguna di Indonesia menghadirkan kisah dari para pengusaha batik yang dapat menjadi inspirasi bagi setiap orang untuk bangga menggunakan batik sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.

Pieter Lydian, Country Director Facebook Indonesia, mengatakan “Setiap harinya, orang-orang hadir di Facebook, Instagram, WhatsApp untuk terhubung dengan hal yang mereka sukai dan menciptakan interaksi yang bermaka, termasuk menemukan inspirasi untuk bersama-sama melestarikan warisan budaya bangsa Indonesia.

Facebook akan menghadirkan beragam kisah dari para pengusaha batik yang dapat menjadi inspirasi bagi setiap orang agar dapat tampil menarik dengan nuansa batik yang elegan. Sepanjang bulan Oktober, Facebook akan menampilkan kisah inspiratif mengenai ragam warisan budaya Indonesia lainnya yang telah diakui dunia,” kata Peter.

Facebook akan menampilkan Rifki Ali Hamidi, pendiri Batik Kertabumi yang berbasis di Yogyakarta, dalam bentuk serial video berjudul “Kenalan Dengan”.

Rifki menekuni kain batik dari tahun 2012, perjalanannya tidak selalu mulus. Di dalam video “Kenalan Dengan”, Rifki akan membagikan pengalaman, prinsip berbisnis, dan pesan penting bagi orang-orang yang sedang atau baru memulai sebuah usaha.

Selain itu ada juga kisah inspiratif di balik motif batik yang indah karya para perempuan wirausaha yang tergabung dalam program “Karya Perempuan”. Program tersebut merupakan kolabosari dengan YCAB dan SheMeansBusiness.

Banyak warisan budaya Indonesia yang sudah diakui dunia selain batik, salah satunya Noken. Noken merupakan sebuah tas rajutan berasal dari Papua yang dibuat dari akar dan kulit kayu.

Kini tas Noken menjadi souvenir resmi untuk para atlet dan tim yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. (suara/kempalan)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *