Ragukan Penulis Berita Video Mesum, BK DPRD Sumenep Akan Lapor Berita Hoax

  • Bagikan
Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep
ilustrasi

matajatim.idSUMENEP-Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep meragukan penulis berita video mesum yang mirip anggota DPRD Sumenep yang dimuat media kempalan.com tertanggal 26 Agustus 2021.

Hal itu terungkapĀ Senin siang (20/9/2021) saat acara klarifikasi di ruang Sidang BK DPRD Sumenep. Seperti disampaikan koresponden kempalan.com di Sumenep, hambali rasidi kepada sejumlah media Senin malam.

“Saat acara dimulai, pimpinan BK DPRD Sumenep KH Sami’oeddin menanyakan kapasitas saya hadir sebagai koresponden kempalan.com. Karena ketua BK mengenal saya sebagai pemred Mata Madura bukan koresponden kempalan.com,” cerita hambali dalam rilis yang dikirim ke sejumlah media.

Menurut Hambali, kehadiran dirinya di ruang BK DPRD Sumenep dalam forum klarifikasi berita video mesum mirip anggota DPRD Sumenep karena diperintah redaksi kempalan sebagai koresponden kempalan di Sumenep.

“Saya menghadiri undangan klarifikasi di ruang BK DPRD Sumenep karena disuruh redaksi kempalan. Saya ditanya kapasitas saya di kempalan, saya tunjukkan kartu identitas sebagai koresponden kempalan,” jelas mantan wartawan Radar Madura Jawa Pos Grup ini.

Setelah menunjukkan kartu pers sebagai koresponden kempalan.com. BK DPRD Sumenep masih akan melakukan verifikasi faktual ke redaksi kempalan dalam waktu dekat.

“Pertemuan klarifikasi diskorsing sambil menunggu hasil verifikasi ke redaksi kempalan,” ucapnya menambahkan.

“Tak ada pertanyaan substansi dari BK DPRD Sumenep terkait pemberitaan video mesum itu,” pungkasnya.

Sementara itu, beberapa hari terakhir, beredar pernyataan tertulis yang ditandatangani Ketua BK DPRD Sumenep KH Sami’oeddin yang bernada ancaman untuk melaporkan jika berita video mesum itu masuk kategori berita hoax.

Sebelum ditemukan berita kempalan memenuhi unsur berita hoax. BK DPRD Sumenep sedang mencari kebenaran atas pemberitaan media kempalan.com yang berjudul: Heboh, Video Mesum Mirip Anggota DPRD Sumenep Jadi Perbincangan Aktivis tertanggal 26 Agustus 2021.

Menanggapi surat pernyataan yang ditandatangani Ketua BK DPRD Sumenep dengan berisi ancaman, Wakil Ketua BK DPRD Sumenep, Nurus Salam meluruskan.

“Surat tertulis yang ditandatangani Ketua BK (Ketua BK DPRD Sumenep, KH Sami’oeddin, red) konsepnya dari pendemo, bukan dari BK DPRD Sumenep,” terang Oyock-panggilan akrab Nuru Salam tanpa memberi penjelasan secara rinci. (bahri)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *