Pom Bensin Mini di Modung Bangkalan Terbakar

  • Bagikan
Pom Bensin Mini di Modung Terbakar
Warga dan petugas berusaha memadamkan api yang menyulut pom mini di Modung, Bangkalan. (syaiful)

matajatim.idBANGKALAN-Warga Desa Serabi Timur, Kecamatan Modung, Bangkalan, Madura, Rabu (15/9/2021) digegerkan dengan api yang membakar pom mini.

Belakangan diketahui semburan api dan asap tebal berasal dari sebuah pengisian bahan bakar mini (pom mini) milik H. Holis warga setempat.

Kejadian sekitar pukul 09.15 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebut, kebakaran bermula saat salah satu pengendara sepeda motor mengisi bahan bakar menggunakan jerigen di Pom Mini milik korban.

“Namun tiba-tiba jerigen yang berisi bensin terjatuh dan tumpah, seketika terjadi percikan api dan kebakaran,” kata Umar, warga setempat saat berada di lokasi kejadian kepada Mata Jatim.

Sontak, warga sekitar dan pengendara motor langsung bahu membahu untuk mematikan api yang meludeskan tempat pengisian bahan bakar tersebut.

Warga menggunakan alat seadanya agar api yang sudah membesar itu tidak merambat ke rumah sekitar.

Akibat kebakaran tersebut dua orang pekerja mengalami luka bakar. Serta bukan hanya pom mini yang terbakar, tetapi api merembet ke toko dan sepeda motor.

Kanit Reskrim Polsek Modung, Bripka Paundra Kinan, membenarkan adanya peristiwa kebakaran pom bensin mini.

Kejadian itu menyebabkan dua pekerja terluka.

“Betul, pekerja pom mini (Pertamini) mengalami luka bakar saat mengisi bensin,” paparnya

Sementara Petugas Damkar Sodik Johan Wahyudi mengungkapkan, ada dua korban yang mengalami luka bakar yaitu, Tomi (25) dan Mahfud (50) sedang korban jiwa nihil.

Penyebab dari kebakaran tersebut diduga korsleting mesin pom mini yang menyebabkan munculnya percikan api.

Sodik dan anggotanya bergerak langsung ke TKP setelah mendapatkan laporan dari petugas kantor kecamatan Modung.

“Kita tadi sampai 10.30 WIB sekira pukul 12.15 WIB api sudah padam dan steril, dari kejadian itu kerugian materi ditaksir sekitar Rp 200.000.000 karena ada toko sembako yang ikut terbakar pada peristiwa tersebut,” papar dia.

Jarak lokasi kejadian dan pusat kota Bangkalan menjadi kendala utama Sodik untuk segera sampai di lokasi.

“Kendalanya arus lalu lintas yang padat dan kurang pahamnya pengguna jalan tentang mobil damkar yang sedang melaksanakan tugas pemadaman, itu menjadi kendala kami di jalan,” papar dia.

Syaiful, Mata Jatim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *