Detik-detik Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan di Pasuruan, 13 Rumah Hancur

  • Bagikan
Ayah dan Anak Tewas Akibat Ledakan di Pasuruan
Lokasi ledakan yang mengakibatkan ayah dan anak tewas serta dua rumah hancur di Dusun Macan Putih, Desa Pakangkungan, Kecamatan Gondawetan, Kabupaten Pasuruan. (foto: istimewa)

matajatim.idPASURUAN-Sabtu (11/9/2021) pukul 08.00 WIB. Ghofur baru pulang kerja. Dia bersiap untuk beristirahat.

Saat akan berbaring di kasur. Ghofur dikagetkan dengan ledakan dahsyat.

Kacah rumah Ghofur pecah.

Ghofur segera keluar rumah.

Di halaman rumah. Ghofur melihat para tetangganya yang ikut berhamburan.

Ghofur tak jauh dari pusat ledakan di rumah Abdul Hofar (40)  di Dusun Macan Putih, Desa Pekangkungan, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan.

Peristiwa ini menewaskan ayah dan anak, yakni, Mat Sodiq (ayah) dan Abdul Hofar(anak).

Mat Sodiq (60)-warga Kelurahan Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ini sebenarnya lagi bermain ke rumah si anak (Abdul Hofar).

Ghofur melihat tubuh Hofar penuh luka sedang ditolong tetangganya.

Ghofur langsung mengambil mobil untuk membawa Hofar dan sejumlah warga lain yang terluka.

Hofar dalam kondisi tidak sadar dan banyak mengeluarkan darah saat menuju puskesmas.

Sementara Mat Sodiq ditemukan tewas di lokasi kejadian dalam keadaan tubuh hancur.

Selain dua korban tewas, ada lima warga yang luka-luka lyang angsung dievakuasi oleh warga.

Salah satu korban terluka akibat ledakan itu, istri Abdul Hofar.

Menurut Ghofur, suara ledakan terdengar begitu kencang hingga membuat dinding bergetar, kaca pecah dan belasan rumah rusak ringan.

Murtadlo, Ketua RT 1 RW 1 Dusun Macan Putih menyebut ada 13 rumah yang rusak akibat ledakan yang diduga dari bom ikan di rumah Hofar.

Sedangkan kondisi rumah Hofar rata dengan tanah.

Informasinya, ledakan itu terdengar hingga 3 kilometer dan membuat sejumlah warga panik hingga berhamburan keluar rumah.

Kabid Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Gatot Repli menyebut, korban Hofar meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Puskesmas Gondangwetan. Sedangkan Mat Sodiq tewas di lokasi ledakan

Selain itu, lanjut Repli, ledakan juga mengakibatkan sebanyak empat orang mengalami luka-luka yaitu Imron, 30 tahun; Siti Khoiriyah, 45 tahun; Fery, 13 tahun; serta Arik (enam bulan).

“Seluruh korban luka-luka mendapatkan perawatan di Puskesmas Gondangwetan,” ujar Repli.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yaitu satu bundel kantong plastik berwarna hitam serta tumpukan sobekan kertas yang diduga mengandung bahan peledak.

Saat ini polisi melokalisir TKP dengan memasang garis polisi. Sehingga tidak ada warga yang tak berkepentingan masuk lokasi. (faris)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *