Dikalungi Celurit, Perampok Leluasa Gasak Uang dan Perhiasan Juragan Toko Bangunan di Probolinggo

  • Bagikan
Perampokan Juragan Toko Bangunan di Probolinggo
Rumah sekaligus toko bangunan Makmur Jaya milik Sayap yang disantroni kawanan perampok sekitar pukul 02.00 WIB. (Foto:wartabromo)

matajatim.id-PROBOLINGGO-Kawanan perampok bercadar menggunakan celurit dan pistol berhasil menggondol uang dan perhiasan senilai Rp 500 juta milik Sayap,65 dan Emoh,60, jurugan toko bangunan Makmur Jaya di Muneng Kidul, Sumberasih, Probolinggo.

Kawanan perampok itu diketahui ada 5 orang menggunakan penutup wajah masuk ke toko dengan membobol tembok bagian belakang pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 02:00 WIB.

“Pelaku 5 orang, bawa celurit dan pistol, bobol tembok di bagian belakang,” cerita Sayap kepada wartawan yang menemuinya.

Sayap dan Emoh tak bisa berbuat apa-apa karena kawanan perampok itu mengayunkan celurit.

Salah satu anak Sayap mencoba melawan kawanan perampok. Namun perlawanan itu kandas setelah dia dibacok.

“Handphone dan laptop milik anak dibuang ke sawah belakang rumah,” ucapnya.

Sayap bercerita, awalnya perampok mengetuk kamar tidur dirinya.

Saat keluar kamar, salah satu perampok langsung mengalungi celurit ke leher Sayap.

Anggota keluarga Sayap, istri dan dua anak serta menantunya juga diikat.

Kamera CCTV yang terpasang di rumahnya juga dirusak.

Setelah semua terkendali. Perampok langsung leluasa langsung mengobok-obok lemari dan brankas toko milik Sayap.

Pelaku pakai penutup wajah langsung masuk kamar dan mengobok-obok isi lemari dan dalam toko

Perampok langsung menggasak uang ratusan juta serta gelang emas milik Emoh.

Suasana rumah saat itu terdengar gaduh, setelah pelaku menyebar di tiap pintu dan mendobrak.

Sambil mengancam dengan celurit dan pistol.

Perampok langsung membawa kabur uang dan emas itu.

Setelah perampok kabur, Sayap mencek kondisi rumah.

Dalam kejadian itu, ada 2 tembok yang dibobol. Tapi ia menduga pelaku hanya memasuki rumah melalui satu tembok yang dijebol.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Teddy Triandani saat melakukan olah tempat kejadian perkara mengatakan, kawanan perampok menggondol perhiasan emas, uang tunai sekitar Rp 500 juta, dan sejumlah barang eletronik.

“Juga ada perhiasan, handphone dan laptop,” kata Teddy.

Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. (detik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *