Sepeda Ratusan Juta Milik Bupati Tantri Ikut Disita KPK

  • Bagikan
Sepeda Ratusan Juta Disita KPK
Sepeda bermerek Alex Moulton berkisar Rp 300 juta miliki Bupati Tantri. Petugas KPK membawa dua sepeda sebagai barang bukti terkait kasus suap jual beli jabatan kepala desa di Kabupaten Probolinggo. (KOMPAS TV)

matajatim.idJAKARTA-Publik dibuat kaget melongo dua sebuah sepeda pancal mewah impor ikut disita KPK.

Jumat (3/9/2021). Dua sepeda mahal itu diboyong dari Probolinggo ke Gedung KPK sebagai salah satu barang bukti kasus suap jual beli jabatan kepala desa di Kabupaten Probolinggo yang melibatkan Puput Tantriana Sari dan Hasan Aminuddin.

Dua sepeda itu merek Alex Moulton dan merk Trek Emonda.

Penelusuran dari situs resmi, harga sepeda balap Trek Emonda SLR 7 eTap yakni 9,299.99 dolar Amerika Serikat (AS), atau Rp 275.054.772,48 dengan hitungan 1 dolar AS Rp14.251,55.

Sepeda berbahan karbon ini merupakan sepeda impor yang diproduksi Trek Bicycle Corporation asal AS.

Untuk tipe yang paling murah yakni Trek Emonda ALR 7 dengan harga Rp 30.640.689.

Sepeda kedua, jika dilihat dari rangka sepeda yang disita KPK, bermerek Alex Moulton. Harga sepeda asal Inggris ini berkisar Rp27,6 juta hingga Rp 374,4 juta tergantung model.

Dari Probolinggo, KPK membawa sejumlah barang bukti dalam kasus dugaan jual beli jabatan.

Di antara barang bukti yang diboyong KPK adalah dua sepeda yang harganya ratusan juta rupiah.

Dua sepeda impor ini berbahan karbon. Harganya tergolong mahal.

Publik menyebut sepeda ini sering dijuluki ‘sepeda sultan’.

Desain rangka yang tidak biasa dibanding sepeda lainnya namun tetap nyaman digunakan, membuat sepeda dengan roda kecil ini menjadi mahal.

Bupati Tantri Hobi Bersepeda

Bersepeda menjadi salah satu hobi Puput Tantriana Sari Bupati Probolinggo non aktif.

Saat aktif, Bupati Tantri kerap bersepeda mencoba ke rute-rute baru.

Sepengetahuan warga, ternyata Bupati Tantri tidak hanya hobi bersepeda, melainkan juga suka gonta-ganti mobil.

Bahkan bersama sang suami, Hasan Aminuddin, Tantriana kerap melancong ke luar negeri. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *