Rencana Demo Video Mesum, Mas Udien Memo pun Tergopoh-gopoh

  • Bagikan
Rencana Demo Video Mesum
Daniel Bohayy

matajatim.id-Kamis pagi (2/9). Tak seperti biasa. Teman-teman wartawan banyak berdatangan ke kantor DPRD Sumenep.

Wartawan tivi sudah siaga dengan liputan kameranya. Wartawan online lainnya juga siaga untuk menurunkan berita terkininya.

Bagi wartawan. Aksi demo dari Koalisi LSM Sumenep untuk mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumenep bersikap soal video mesum mirip anggota DPRD Sumenep sangat menarik.

Kenapa? Itu yang menjadi bahasan para wartawan sambil nyeruput segelas kopi di warung Pak Jono.

Saat asyik diskusi itu.

Satu per satu. Saya lihat petugas polisi mulai berdatangan. Lengkap dengan pasukan bersenjatanya.

Di pintu masuk pintu kantor dewan. Saya lihat Mas Udien Memo onlaon, (si pemred memoonline,red) tergopoh-gopoh.

Rupanya dia minta antar saudaranya untuk datang ke gedung wakil rakyat Sumenep.

Duh lebur demo rea. Sengko sampe minta antar tako’ tak nutut ka demo,” cerita Mas Udien Memo.

Mas Udien dan teman-teman wartawan lain sudah siap untuk meliput aksi demonstrasi dari koalisi LSM Sumenep.

Banyak pertanyaan yang disiapkan untuk peserta aksi demo.

Sebab, dari video rencana aksi yang sudah viral. Si jubir Koalisi LSM Sumenep, Bang Aliyatin akan menyoroti banyak hal soal perilaku Pak Dewan.

Bukan hanya soal pemberitaan video mesum yang mirip anggota DPRD Sumenep.

Kata Bang Aliyatin soal perilaku Pak Dewan yang melakukan aksi cerai dengan si istri siri via WhatsApp juga menjadi materi demo.

Ops..masih banyak lagi kata Bang Aliyatin.

Sambil menunggu rombongan aksi datang. Teman-teman wartawan melanjutkan obrolan di warung kopi Pak Jono.

Dari kejauhan terlihat pikap yang bermuatan sound tiba. Pak Polisi mulai berbaris.

Teman wartawan yang lain ngajak untuk mendekat ke pintu masuk gedung DPRD Sumenep.

Lama ditunggu, sound di atas pikap itu kok gak bunyi.

Teman-teman sudah mulai mencium gelagat yang aneh. Satu lain sambil bertanya kemana rombongan aksi demo. Kok hanya mobil pikapnya yang nongol.

Tak lama dari rasa penasaran. Terdengar suara dari Kabag Humas DPRD Sumenep, Pak Bintoro. Katanya, aksi demo koalisi LSM ditunda.

Saya penasaran. Kenapa ditunda.

Saya mencoba menelpon Pak Kasat Intelkam Polres Sumenep, AKP A Rahim. Terdengar jawaban jika aksi demo soal video mesum dari koalisi LSM itu karena ada surat pembatalan dari peserta aksi.

“Anggota saya ngabarin ada surat pembatalan demo. Gak tau siapa yang nyerahkan surat pembatalan itu,” jawab Pak Rahim dari bilik telpon, Kamis siang itu.

Teman-teman wartawan tentu kecewa. Kenapa rencana aksi yang sejak awal sudah viral dengan video persiapan. Kok tiba-tiba batal.

Sebagai mantan aktivis Malang, gagal demo itu sebuah tragedi.

Sederhana saja.

Sebelum akasi demo digelar ada konsolidasi untuk sebuah gerakan mobilisasi massa. Ini butuh maping potensi, amunisi, tabulasi data base & berbagai sumber informasi, strategi serta taktik.

Master plan-nya panjang.

Artinya tidak semudah itu bagi jiwa aktivis aksi demo digagalkan sendiri. Kecuali ada insiden besar, misalnya saja korlap diculik, otak demontrans hilang dll…

Kalau cuma teror, ancaman gak ngaruh ke para jiwa aktivis.

Saya belum paham. Kenapa demo video mesum itu gagal secara tiba-tiba?

Entah ini dibatalkan atau ditunda saja waktunya?

Jika ditunda sampai kapan?

Karena planning dan timing rencana aksi itu pasti dah matang dan diperhitungkan dari semua lini…

Maaf cuma nanya saja?

Polana Qeta kare matoron wartawan sejak pagi sebelum Pak Polisi datang (daniel bohayy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *