Ulama, Habaib dan Pimpinan Ponpes Warning Jika Habib Rizieq Kembali Ditahan

  • Bagikan
Warning Jika Habib Rizieq Kembali Ditahan
Habib Rizieq Shihab (foto:opscds)

matajatim.idJAKARTA-Sejumlah habaib, tokoh ulama, pimpinan Ponpes (Pondok Pesantren), hingga organisasi masyarakat (ormas) mewarning agar sisa masa tahanan Habib Rizieq Shihab tak lagi diperpanjang.

Menuntut Habib Rizieq segera dibebaskan,” begitu bunyi pernyataan sikap sejumlah habaib, tokoh, dan ulama usai gelar doa bersama dan potong tumpeng saat hari ulang tahun ke-56 Habib Rizieq Shihab di Aula Masjid Baiturrahman, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021).

“Apabila masih terjadi penahanan, masyarakat dan para pendukung tak akan tinggal diam. Kami akan kawal insyaallah. Kalau sampai ada keputusan turun penahanan berikutnya atau perpanjangan, masyarakat atau komunitas yang berjuang bersama Habib Rizieq tidak bisa tinggal diam,” warning Yusuf Martak membacakan isi petisi dari para habaib, ulama, tokoh dan pimpinan Ponpes hingga Ormas pendukung Habib Rizieq.

Warning Jika Habib Rizieq Kembali Ditahan
Sejumlah tokoh dan ulama gelar doa bersama serta potong tumpeng saat hari ulang tahun ke-56 Habib Rizieq Shihab di Masjid Baiturrahman, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/8/2021). (FOTO:sindonews)

Tampak Hadir di acara itu, Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif dan Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama Yusuf Martak.

Di lokasi, menantu Habib Rizieq, Irfan Alaydrus berkesempatan memotong tumpeng dan membagikannya kepada Slamet.

Lantunan lagu Mabruk Alfa Mambruk mengiringi proses pemotongan tumpeng tersebut sampai akhir. Selepas penyerahan nasi tumpeng secara simbolis, giliran Habib Muchsin Alatas kebagian memimpin doa bersama.

Pernyataan sikap dibacakan satu persatu oleh tokoh dan ulama yang selama ini mendukung Habib Rizieq.

Mereka menyoroti soal perkara RS UMMI yang menjerat Rizieq, menantunya Habib Hanif Alatas dan Dirut RS UMMI Andi Tatat.

Pernyataan sikap terbuka tersebut ditujukan kepada Presiden Joko Widodo, Wapres Maruf Amin, serta sejumlah petinggi lembaga lainnya seperti Kapolri hingga Panglima TNI.

Dalam pernyataan sikap tersebut dinyatakan bahwa kasus protokol kesehatan yang menimpa Rizieq dkk kental sekali nuansa politis.

Menurut mereka seharusnya tindakan pelanggaran prokes tak semestinya dihukum penjara.

“Semestinya semua kasus protokol kesehatan tersebut tidak masuk ranah Hukum Pidana, apalagi divonis penjara. Padahal mereka semua tidak pantas dipenjara walau pun hanya sehari, apalagi faktanya banyak pejabat yang juga melanggar prokes, bahkan lebih parah, tapi tidak diproses hukum, sehingga jelas ada terjadi diskriminasi hukum yang tidak sesuai dengan Ajaran Agama mau pun Konstitusi Negara,” kata salah satu tokoh ulama yang pernyataan sikap terbuka tersebut.

“Terlebih khusus setelah kami melihat dan menyimak persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dalam Kasus prokes RS UMMI,” sambungnya.

Ditulis dalam pernyataan sikap, Habib Rizieq dkk dalam kasus RS UMMI tidak bisa dikatagorikan sebagai kebohongan.

Menurut mereka, Habib Rizieq hanya menyampaikan kondisi kesehatan sebagaimana mestinya dan hal itu pernah dilakukan nabi.

Sementara itu, Kuasa Hukum Rizieq, Aziz Yanuar yang turut hadir dalam acara menjelaskan, bahwa petisi dan surat pernyataan sikap terbuka para tokoh, ulama dan habaib merupakan curahan hati dari para tokoh ulama hingga ormas loyalis Rizieq.

“Inti dari petisi dan surat pernyataan terbuka tersebut disampaikan intinya menuntut keadilan ditegakkan dan mendesak agar Rizieq segara dibebaskan. Tuntutannya tegakkan keadilan, bebaskan habib Rizieq,” kata Aziz di lokasi.

Aziz mengatakan, petisi tersebut sudah dilakukan sejak 10 Agustus 2021. Jumlahnya sendiri ia mengklaim mencapai 500 ribu tanda tangan.

Nantinya petisi tersebut akan disampaikannya dalam laporan ke Ombudsman dan Komisi Yudisial (KY).

“Setebal itu kita akan bawa. Kemarin yang ke mahkamah agung sudah kita bawa ini masih terus jadi itu juga akan kami bawa,” tandasnya. (suara/sindo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *