Sebanyak 24 Ibu Hamil di Bangkalan Meninggal Covid-19, Ini Pesan Bagi Ibu Hamil

  • Bagikan
24 Ibu Hamil di Bangkalan Meninggal Covid-19
ilustrasi

matajatim.idBANGKALAN-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangkalan mendata ada 24 ibu hamil yang meninggal dunia akibat wabah Covid-19.

Untuk mengurangi dan mencegah risiko tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan mendorong para ibu hamil agar segera melakukan vaksin.

“Setidaknya ini adalah upaya kami agar mereka tidak mudah terpapar virus Covid-19, karena di Bangkalan sudah ada 24 Ibu hamil meninggal gegara Covid-19,” jelas Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinkes Bangkalan Aris Budiarto, Senin (23/8/2021).

Dikatakan, vaksinasi untuk ibu hamil sudah mulai dilakukan. Baik di setiap kegiatan vaksinasi atau di setiap puskesmas seluruh Kabupaten Bangkalan.

“Kami sudah mulai memberikan vaksin pada ibu hamil sebelum habis stoknya sekitar minggu lalu. Jumlahnya ada 49 orang yang sudah dilakukan vaksinasi dalam sepekan terakhir,” kata Aris.

Sementara Ibu Hamil asal Tanjung Bumi, Nur Indah Wahyuni mengatakan jika dirinya sudah melakukan vaksinasi tahap dua. Tetapi dilakukan sebelum masa kehamilan.

“Sekarang kehamilan saya memasuki trimester pertama. Saat vaksin tahap dua saya masih belum hamil. Tetapi saat ini kami mau memprogram vaksin tahap tiga untuk mencegah covid-19,” jelasnya.

Dia menyarankan di masa pandemi Covid-19, ibu hamil harus mengupayakan perlindungan ekstra.

Pasalnya, ia tidak hanya harus melindungi diri sendiri, ia pun bertanggung jawab atas kesehatan bayi dalam kandungannya.

Risiko terjangkit Covid-19 bagi ibu hamil sama dengan orang dewasa yang tidak hamil. Sebagai tindakan pencegahan, mereka dimasukkan dalam kelompok risiko sedang.

“Jika ibu hamil terinfeksi Covid-19 tidak boleh divaksin. Tetapi harus menunggu selama tiga bulan,” kata Indah yang juga wanita yang berkarir sebagai perawat di Puskesmas Sepuluh ini.

Oleh sebab itu, dia mewanti untuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat selama masa kehamilan, terutama ketika usia kehamilan menginjak trimester ke-3.

“Untuk memastikan apakah gejala yang dirasakan adalah petanda Covid-19, segera lakukan tes PCR. Cari tahu informasi seputar layanan test PCR melalui klinik kesehatan terdekat,” pesannya.

Dikatakan, test tersebut tidak hanya dilakukan oleh orang yang bergejala. Semua orang yang tinggal bersama orang yang bergejala Covid-19 pun harus melakukan tes.

“Konsultasikan dengan dokter mengenai gejala yang dialami untuk mendapatkan saran penanganan yang tepat. Konsultasikan juga kondisi kehamilan. Dokter akan memberikan berbagai informasi penting untuk tetap menjaga kesehatan calon ibu dan bayi. Semoga para Ibu hamil di Bangkalan diberikan kesehatan dan kelancaran sampai proses persalinan,” pesannya.

Syaiful, Mata Jatim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *