Belum Terdaftar Bansos? Salurkan di Aplikasi Bansos Kemensos

  • Bagikan
Aplikasi Bansos Kemensos
Tangkapan layar aplikasi Cek Bansos Kemensos.

matajatim.idJAKARTA-Menteri Sosial Tri Rismaharini baru-baru ini melaunching fitur aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial.

Fitur yang berisi ‘usul’ dan ‘sanggah’ sebagai langkah Mensos untuk mencari solusi dari berbagai permasalahan data Bansos selama ini. Seperti mereka yang berhak mendapat Bansos, tapi tak terdata sebagai penerima. Begitu sebaliknya.

“Dengan fitur ini, masyarakat bisa ikut mengontrol pembaruan data. Keterlibatan masyarakat juga bisa mengakselerasi proses pembaruan sehingga membantu tugas pemerintah daerah karena sesuai dengan UU No 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, pembaruan data menjadi kewenangan pemerintah daerah,” kata Risma dalam rilis yang diterima media setelah launching 17 Agustus lalu.

Bagaimana cara mengajukan untuk menjadi penerima Bansos?

Melansir Instagram resmi Kemensos, berikut ini alur pendaftarannya:

1. Unduh aplikasi

Mengunduh “Aplikasi Cek Bansos” melalui PlayStore. Gunakan kata kunci “Aplikasi Cek Bansos” dan cek apakah pembuatnya adalah Kementerian Sosial atau bukan, karena banyak aplikasi serupa.

2. Registrasi

Lakukan registrasi terlebih dulu, karena menu “Usul” dan “Sanggah” hanya bisa diakses dengan menggunakan user ID yang telah diverifikasi dan diaktivasi oleh admin Kementerian Sosial.

Siapkan nomor Kartu Keluarga, NIK, dan KTP saat melakukan registrasi. Setelah berhasil registrasi, Anda dapat mengkses menu pada Aplikasi Cek Bansos.

Aplikasi Bansos Kemensos

3. Pilih menu

Pilih menu “Daftar Usulan”, lalu tambah usulan. Menu tersebut akan berisi daftar usulan yang telah ditambahkan oleh pemilik akun.

Pemilik akun bisa mendaftarkan dirinya, keluarga, orang lain, atau fakir miskin lain secara langsung pada tombol tambah usulan.

Jika mengusulkan keluarga sendiri, maka statusnya harus dalam satu KK. Perlu diperhatikan, field atau kolom yang diisi untuk menu usulan seluruh data wajib sesuai dengan data kependudukan karena sama seperti menu register akan langsung dipadankan dengan data Dukcapil.

Menu “pilih jenis bansos” hanya akan muncul apabila NIK yang diinput ada di dalam data DTKS.

Data yang berhasil diusulkan akan memuat nama, NIK dan status kesesuaian Dukcapil, kesesuaian wilayah dengan pengusul Kartu Keluarga (KK).

Menu lain

Pada aplikasi tersebut juga ada 3 menu lainnya, yakni Profil, Cek Bansos, dan Tanggapan Kelayakan.

Menu profil akan tampil di awal. Di menu tersebut terdapat username, profil bantuan sosial yang menampilkan status apakah akun ini mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pada menu profil keluarga akan menampilkan daftar keluarga yang terdaftar di dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial).

Terdapat opsi bukan keluarga untuk menyanggah jika anggota keluarga tersebut bukan merupakan anggota keluarga dari pemilik akun.

Menu Cek Bansos berfungsi untuk mencari penerima bantuan sosial. Pada bagian ini, berisi informasi wilayah dan nama penerima.

Kemudian, menu Tanggapan Kelayakan. Menu ini memuat daftar penerima manfaat, data tampil berdasarkan daftar penerima yang berada di satu kelurahan yang sama dengan pemilik akun.

Pemilik akun bisa melakukan tanggapan kelayakan pada penerima manfaat yang dinilai tidak layak mendapatkan bantuan sosial dengan cara memilih ikon “ok” atau “tidak”.

Setelah memilih salah satu ikon, mengisi alasan dan pernyataan dan mengirim tanggapan. Informasi ini akan masuk ke sistem Kementerian Sosial untuk mendapatkan respons. (**)

  • Bagikan

Respon (3)

  1. Yang terhormat bpk mentei atau kemensos sya slama ini blm mendapatkan bantuan terutama buat anak2 sekolah harus memakai kartu kip.
    Mohon sekiranya bpk bisa membantu sya,,selum ya saya ucapkan terima kasih🙏🙏

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *