Menkominfo Johnny: PPKM Masih Akan Diperpanjang

  • Bagikan
PPKM Masih Akan Diperpanjang
Menkominfo Johnny G Plate. Foto: JPNN.com

matajatim.idJAKARTA-Meski belum resmi diumumkan. Setidaknya pemerintah akan mengumumkan kelanjutan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk wilayah Jawa-Bali pada Senin malam ini, 16 Agustus 2021.

Senin, 16 Agustus merupakan akhir dari perpanjangan PPKM Level 4 dari kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat yang telah diterapkan selama empat pekan terakhir.

Menteri Kominfo Johnny G. Plate mengatakan, kebijakan PPKM masih akan diperpanjang.

“PPKM diperpanjang untuk aglomerasi DKI. Next week baru evaluasi lagi. Ada banyak capaian kemajuan untuk Jawa dan Bali,” ujar Johnny lewat pesan singkat, Senin, 16 Agustus 2021, seperti dikutip tempo.co.id.

Seperti diketahui, awal penerapan PPKM Darurat sejak 3-20 Juli lalu usai ada lonjakan kasus Covid-19.

Kemudian pemerintah menggunakan istilah PPKM Level 4 pada 20-25 Juli, berlanjut pada 26 Juli-2 Agustus, 3-9 Agustus, dan 10-16 Agustus ini merupakan perpanjangan keempat.

Dalam beberapa kali perpanjangan itu, ada sejumlah penyesuaian-penyesuaian dalam berbagai sektor.

Untuk perpanjangan kelima ini, Johnny tidak memberitahu apakah akan ada penyesuaian kembali seiring dengan perbaikan situasi Covid-19.

“Rapat kabinet pada 9 Agustus lalu memutuskan, evaluasi untuk PPKM di Jawa-Bali dilakukan setiap satu minggu sekali, sementara untuk di luar Jawa-Bali dilakukan setiap dua minggu sekali,” tambah Johnny.

Oleh karena itu, PPKM Level 4 Luar Jawa-Bali yang sebelumnya diperpanjang mulai 10 Agustus masih akan berlangsung sampai 23 Agustus 2021.

“Luar Jawa-Bali dievaluasi per dua minggu, jadi minggu depan baru evaluasi lagi,” ujar Johnny.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo saat membacakan Pidato Tahunan MPR di Gedung MPR/DPR Senayan, Senin (16/8/2021). Sempat membahas soal bantuan dan subsidi kuota internet untuk pendidikan, seiring dengan masih berjalannya PPKM (PPKM diperpanjang).

Menurut Jokowi, karena pandemi yang belum kunjung selesai, pemerintah masih menerapkan pengetatan dan mobilitas masyarakat tiap satu minggu melalui PPKM.

“Pengetatan mobilitas yang tidak bisa dihindari membuat pemerintah harus memberikan bantuan sosial yang lebih banyak dibanding situasi normal,” kata Jokowi yang mengenakan baju hitam dan ikat kepala khas suku Baduy luar tersebut.

“Subsidi kuota internet untuk daerah-daerah PPKM juga diberikan semaksimal mungkin kepada tenaga pendidikan, murid, mahasiswa, guru, dan seterusnya,” kata Jokowi.

Selain itu, bantuan sosial lain yang juga diberikan oleh pemerintah juga mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), kartu sembako, diskon listrik, subsidi gaji, bantuan produktif usaha mikro, bantuan sosial tunai, BLT, dana desa, dan program kartu prakerja. (tempo/**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *