Dicekoki Miras, Siswi SMA di Jember Diperkosa Pacar dan Temannya

  • Bagikan
Gadis Dicekoki Miras Lalu Diperkosa
ilustrasi

matajatim.idJEMBER-Malang nian M, siswi SMA di Jember. Saat asyik bersama JN, si pacar. M dirayu lalu dicekoki miras hingga tak sadarkan diri.

Dalam kondisi ilang ingatan itu, M diperkosa si pacar. Selain si pacar. M juga menjadi korban pemerkosaan oleh temannya bernama MN.

M tak terima atas perlakuan JN.

Begitu sadar. M langsung marah dan minta diantar pulang ke rumah kemudian mengadu kepada orang tuanya.

Mendengar cerita korban, orang tua pun marah dan melaporkan pelaku JN ke Polsek Balung, Jember.

Saat ini JN dan MN sudah diamankan di Mapolsek Balung.

Kapolsek Balung, AKP Sunarto mengatakan, M menjadi korban persetubuhan dua orang rekannya berinisial JN, 20 tahun dan MN, 20 tahun, warga Desa Balung Kidul, Kecamatan Balung, pada Rabu 11 Agustus 2021.

Diceritakan, Rabu 11 Agustus 2021 M dijemput oleh JN ke rumahnya. Kemudian diajak pesta minuman keras di sebuah kandang ayam yang terletak di Dusun Sumberkadut, Desa Balung Kidul.

“Saat korban dibawa ke kandang ayam oleh JN di lokasi sudah ada dua rekannya berinisial WH dan MN” kata Sunarto dalam keterangan tertulis, Jumat 13 Agustus 2021.

Menurut Sunarto, saat berada di kandang ayam, korban diajak pesta miras oplosan alkohol dan kuku bima.

Pada saat korban mulai merasakan pusing, pukul 17.00 wib, korban diajak ke rumah saksi WH dengan dibonceng langsung oleh WH dan tersangka MN.

Sesampainya di rumah WH, korban ditinggal berduaan bersama tersangka MN. Sementara saksi WH kembali ke kandang ayam menjemput tersangka JN.

Tersangka MN yang sedang berduaan dengan korban mulai melancarkan aksinya dengan meraba tubuh dan melepas pakaian dalam korban.

MN kemudian meminta korban berbaring. “Saat korban berbaring kemudian disetubuhi oleh MN. Setelah itu MN dan korban keluar kamar dan duduk di ruang tamu” lanjut Sunarto.

Selang beberapa menit kemudian, saksi WH datang bersama si pacar JN. Mereka kemudian kembali melakukan pesta miras oplosan hingga menyebabkan korban semakin mabuk.

Saksi WH dan tersangka MN kemudian meminta tersangka JN mengantar korban pulang ke rumahnya. Namun, sebelum diantar pulang, korban dibawa kembali ke kandang ayam oleh tersangka JN.

Tersangka JN kemudian mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri di kamar mandi.

Saat itu JN berjanji akan menikahi korban jika bersedia menuruti keinginannya.

“Korban yang dalam pengaruh minuman keras akhirnya bersedia memenuhi keinginan JN” lanjut Sunarto.

Setelah melakukan hubungan terlarang, tersangka JN kemudian mengantar korban pulang ke rumahnya.

Sesampainya di rumahnya, korban langsung dimarahi oleh orang tuanya hingga kemudian mengaku selain melakukan pesta miras juga sudah disetubuhi oleh tersangka MN dan JN.

“Orang tua korban tidak terima dan melapor ke Mapolsek Balung” lanjut Sunarto.

Saat ini polisi sudah mengamankan tersangka JN. Sementara tersangka MN masih dalam proses pengejaran.

“Karena korban masih di bawah umur, tersangka dijerat pasal 81 Undang-undang RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara” pungkas Sunarto. (muiz/nbg)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *