Baru 3 Hari Daftar, BPN Bangkalan Serahkan SHM Wakaf Kepada 4 Yayasan

  • Bagikan
BPN Bangkalan Serahkan SHM ke 4 Yayasan
BPN Bangkalan menyerahkan SHM kepada 4 yayasan yang baru diurus. (matajatim.id)

matajatim.idBANGKALAN– Kantor Dinas Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Bangkalan menyerahkan 4 Sertifikat Hak Milik (SHM) tanah wakaf kepada 4 Yayasan di Bangkalan, Kamis (11/8/2021).

4 Yayasan tersebut adalah Yayasan Pendidikan Islam Darussalam Modung, Desa Pajak Laok, Galis. Yayasan Kebun Santri Nyolok, Kemayoran, Bangkalan. Yayasan Darut Thalibin Telang, Kamal dan Yayasan Al Muhajirin Pangeranan, Bangkalan.

Kepala kantor ATR/BPN Bangkalan, Muhammad Tansri mengatakan, untuk tanah wakaf memang ada MoU antara kementrian BPN dengan kementrian agama tentang proses percepatannya.

“Alhamdulillah hari ini kami menyerahkan 4 sertifikat wakaf untuk 4 Yayasan dimana memang untuk layanan sertifikat wakaf, kementrian kami sudah ada MoU dengan kementrian agama terkait proses percepatannya, dan bisa ditanya langsung kepada beliau-beliau ini (penerima sertifikat) berapa lama prosesnya,” jelasnya kepada media.

Selain itu Tansri juga menyampaikan bahwa pihaknya juga sudah membuka loket khusus untuk pengurusan tanah aset pemerintah, baik pemerintah daerah, BUMN dan wakaf.

BPN Bangkalan Serahkan SHM Wakaf Kepada 4 Yayasan
Para pengurus yayasan tampak sumringah usai menerima SHM dari BPN Bangkalan. (matajatim)

“Selain itu kami juga sudah membuka layanan khusus untuk tanah aset Pemkab, BUMN, dan Wakaf,” pungkasnya.

Di lain pihak, Taufik selaku perwakilan dari Yayasan Darut Thalibin Telang mengaku terkejut dan takjub ketika diberitahu bahwa sertifikatnya sudah selesai.

“Pertama saya ucapkan terima kasih kepada Kepala BPN Bangkalan yang telah selesai mengurus sertifikat kami, dimana saya seolah tidak percaya begitu diundang ke Kantor BPN Bangkalan untuk menerima sertifikat yang baru saya urus 3 hari yang lalu,” ujarnya.

Taufik juga memberikan saran agar BPN Bangkalan membuka “help desk” agar bisa membantu proses pembuatan sertifikat yang mengalami kendala saat pembuatannya.

“Harapan saya kedepannya agar BPN Bangkalan membuka help desk untuk membantu masyarakat yang mengalami kendala saat proses pengurusan sertifikat baik kendala waktu ataupun kendala di berkas sehingga kinerja PPN bisa lebih maksimal dalam melakukan pelayanan kepada publik,” tuturnya.

Syaiful, Mata Jatim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *