Viral, Video Jasad Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Tiba-tiba Menghilang Saat Dikubur

  • Bagikan
Jasad Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah Menghilang
Jasad Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah, TGH Al Bayani Akbar Padamara tba-tiba menghilang saat dikubur. (screenshootvideo)

matajatim.idLOMBOK-Netizen di Lombok, NTB dibikin heboh adanya video berisi Jasad Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah yang tiba-tiba menghilang saat dikebumikan dalam kubur.

Video berdurasi 50 detik ini diunggah akun Facebook Noer Songket Nur.

Video itu diambil saat pemakaman Lalu Al Bayani Akbar Padamara, ayah eks Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) di Lombok Timur.

Karuan saja video itu jadi viral di berbagai aplikasi media sosial.

Dalam video yang diposting itu, akun FB Noer Songket Nur memberi narasi sebagai pengantarnya.

Allah huakbar.
Pemakaman TGH L albayan pademare tiba tiba tubuh beliau menghilang ato kain kafannya kempis ,Allah huakbar Allah huakbar segala puji bagimu ya Allah

Disebutkan, saat pemakaman, kain kafan jenazah TGH Lalu Al Bayani Akbar Padamara, Lombok Timur mengempis. Jasad Mursyid Tarekat Naqsyabandiyah itu seperti menghilang, sehingga sontak membuat keluarga menangis.

Kejadian menghilangnya jasad ini dibenarkan Baiq Fitriani Dwi Nispiana anak almarhum.

“Ya benar pada saat itu, kami anak-anaknya berada di lokasi, dan melihat langsung kain kafannya mengempis,” kata Baiq Fitriani seperti dikutip radarlombok.co.id, saat ditemui di makam TGH Lalu Al Bayani Akbar Padamara di Pemakaman Keluarga, Dusun Padamara, Desa Padamara, Kecamatan Sukamulia, Lombok Timur, Senin (9/8/2021).

Baiq Fitriani menceritakan, TGH Lalu Al Bayani Akbar Padamara meninggal usia di 86 tahun, Sabtu (7/8/2021) bakda Isa. Kemudian dimakamkan Minggu (8/8/2021) bakda Asar.

Saat pemakaman. Hadir ribuan jemaah yang spontan datang dari Lombok dan luar Lombok.

“Jemaahnya orang tua sangat banyak, jadi banyak yang datang,” ujarnya.

Jadi, saat diturunkan ke dalam liang lahat, lanjut dia, jasadnya itu masih utuh.

Namun, ketika jemaah mengumandangkan takbir dan berdoa, tiba-tiba kain kafan mengempis.

“Meski terlihat kempis, proses pemakaman tetap dilanjutkan, yang dimakamkan hanya kain kafannya saja,” ungkap Baiq.

Kepergian TGH Lalu Al Bayani Akbar Padamara, lanjut Baiq, membuat banyak jemaah berduka.

Itu terlihat saat peziarah hadir saat prosesi pemakaman.

Baiq juga menceritakan hal aneh saat pemakaman, yakni muncul sinar terang di dalam kubur.

“Ada sinar yang sangat terang di dalam kubur saat jenazah beliau datang,” kata dia.

Selain Baiq Sapta Rembulan. Anak almarhum lainnya juga membenarkan soal jasad orang tuanya itu mengempis.

Dia mengaku sengaja mengabadikan setiap momen terakhir orang tuanya itu dengan tidak ada niatan untuk viral. (**/radarlombok)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *