PPKM Level 4 Kembali Diperpanjang, Mal & Tempat Ibadah Boleh Buka

  • Bagikan
PPKM Level 4 Kembali Diperpanjang
Grafis: kempalan

matajatim.idJAKARTA-Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan ( LBP), mengatakan, PPKM Level 4 Jawa-Bali diperpanjang hingga 16 Agustus 2021.

Dalam perpanjangan kali ini, pemerintah menyesuaikan aturan dengan membolehkan industri esensial dan tempat ibadah untuk dibuka.

Sebelumnya, pemerintah telah memperpanjang PPKM level 4 di wilayah Jawa-Bali, mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, yang dilanjutkan hingga 9 Agustus 2021.

Langkah itu guna mengerem penyebaran pandemi Covid-19.

Selama perpanjangan tersebut, sejumlah penyesuaian dilakukan, di antaranya kegiatan ekonomi masyarakat diizinkan untuk beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan buka seperti biasa dengan protokol kesehatan yang ketat.

Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok sehari-hari bisa buka dengan kapasitas maksimum 50 persen sampai dengan pukul 15.00.

Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucer, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00.

Selain itu, warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan, dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit.

“Untuk industri esensial berbasis ekspor minggu ini juga sudah disusun protokol kesehatan, agar minggu lain, minggu depan juga ini bisa dioperasikan di kota level 4 dengan 100% staf yang dibagi minimal dalam shift,” kata Luhut dalam jumpa pers virtual pada Senin (9/8/2021).

Penyesuaian aturan PPKM level 4 dilakukan juga di tempat ibadah. Mulai besok, tempat ibadah diperbolehkan dibuka dengan kapasitas 25 persen.

“Dalam perpanjangan mulai 10 Agustus kabupaten di wilayah level 4 dapat melakukan ibadah dengan kapasitas maksimum 25% atau maksimal 20 orang,” ucapnya.

Luhut memastikan pemerintah akan terus bekerja keras untuk menangani pandemi di seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi panglima tertinggi, Luhut, yang juga Menko Kemaritiman dan Investasi, menjadi komandan wilayah Jawa-Bali dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjadi komandan wilayah luar Jawa-Bali.

“Presiden menjadi panglima tertinggi dalam hal ini,” kata Luhu, Senin malam 9 Agustus. (freddy)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *