Gayung Tak Bersambut, Cemburu Lalu Membunuh Cewek Idaman

  • Bagikan
Pembunuhan Cewek Idaman
Pelaku saat jumpapers di Polres Pacitan. (humaspolres)

matajatim.idPACITAN-Cinta bertepuk sebelah tangan. Gayung pun tak bersambut, IM, warga Kecamatan Nawangan, Pacitan tega menghabisi nyawa cewek idaman DS (20) dengan sadis.

IM mengaku jatuh hati pada DS. Hanya cinta tertolak dan cemburu karena ada pria lain, IM memukul kepada DS hingga terbunuh.

Kapolres Pacitan AKBP Wiwit Ari Wibisono saat konferensi pers mengatakan, pembunuhan keji itu terjadi di hutan tepi Pantai Pathok Kowang Pacitan, beberapa waktu lalu.

Dikatakan, sebelum pembunuhan keji terjadi, IM mengajak DS jalan-jalan boncengan sepeda ke sejumlah obyek wisata di Pacitan.

Mereka berdua menuju Pantai Watukarung. Karena destinasi wisata di Kecamatan Pringkuku itu masih tutup akibat PPKM, tujuan pun pindah ke bukit Sentono Gentong.

Usai menikmati pemandangan di tempat itu, keduanya lantas menuju ke Pantai Patok Kowang.

Saat berduaan di pantai yang bersebelahan dengan tempat pelelangan ikan Tamperan itu, amarah pelaku terpicu.

Gara-garanya pelaku mendapati foto seorang pria di smartphone milik korban.

IM cemburu.

“Pelaku membunuh korban dengan berkali-kali memukul kepalanya menggunakan batu,” terang Wiwit, Sabtu (7/8/2021).

“Hasil autopsi, tengkorak bagian depan korban pecah hingga tembus ke otak. Setelah itu dalam keadaan korban tak sadarkan diri, pelaku mencabuli korban,” terangnya.

Saat ini tersangka pembunuhan sudah berada di Mapolres Pacitan untuk menjalani proses hukum.

Polisi menjeratnya dengan Pasal 338 atau Pasal 240 KUHP. Akibat perbuatannya, tersangka diancam hukuman maksimal seumur hidup.

Menurut keterangan, korban pembunuhan itu sebenarnya tinggal berdekatan dengan rumah pelaku. Bahkan, pelaku dengan korban masih kerabat dekat. Bapak tiri pelaku merupakan saudara kandung bapak korban.

Meski kerabat dan tetangga. Gayung tak selalu bersambut.

IM tak patah arang. Dia terus mendekati korban. Bahkan tak jarang pemuda yang kerap merantau itu mengajak korban berjalan-jalan.

Saat ajak jalan-jalan. Pelaku tersulut api cemburu.

Pelaku memukul kepala korban sebanyak lima kali menggunakan batu yang menyebabkan kepala bagian depan korban retak.

“Setelah korban dipastikan meninggal dunia, pelaku kabur menggunakan sepeda motor,” katanya.

Pelaku akhirnya menyerahkan diri di Polsek Patokbeusi Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa batu, pakaian korban, dua unit handphone, sepeda motor pelaku, dan sejumlah uang tunai.

Sebelumnya, beredar video korban dievakuasi di hutan sekitar Pantai Patokkowang, Tamperan, Pacitan.

Lokasi tersebut cukup terjal dan curam sehingga menyulitkan proses evakuasi.

Setelah tiga jam lebih, jenazah akhirnya berhasil dievakuasi. Dari hasil pemeriksan, ada luka bekas benturan di kepala dan bekas luka di wajah korban. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *