Viral, Diduga Seorang Kades Dangdutan saat PPKM Level 4

  • Bagikan
Kades Dangdutan saat PPKM Level 4
Pria diduga kades dangduran dengan biduanita saat PPKM tanpa prokes di Malang. (Foto: Tangkapan Layar)

matajatim.idMALANG-Viral video diduga seorang Kades di Kabupaten Malang dangdutan dengan biduan saat pemberlakuan PPKM Level 4 mengabaikan protokol kesehatan (prokes).

Video berdurasi 23 detik ini menyebar berantai melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Terlihat dalam video itu,  seorang laki-laki diduga Kades Gadung, Kecamatan Bululawang sedang menyanyi di atas panggung berduet bersama seorang biduanita.

Berdasar video yang beredar itu, ada sekitar 20 orang yang berkerumun dan berjoget dalam acara pesta pembukaan kafe.

Selain itu, mereka juga tidak mengenakan masker. Dari 20 orang tersebut diduga ada Pak Kades.

Informasi yang dihimpun, acara tersebut merupakan perayaan pembukaan kafe milik anak kepala desa tersebut.

Satreskrim Polres Malang sudah memeriksa 11 saksi kasus video viral kepala desa joget dengan biduan tanpa protokol kesehatan.

Upaya ini hukum ini diambil untuk mencari tahu kemungkinan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Dari hasil pemeriksaan polisi, diketahui acara itu digelar pada Selasa (3/8/2021) malam lalu dalam rangka pembukaan sebuah kafe yang berada di Desa Gading, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang.

Pemilik kafe yang tak lain anak kepala desa mengundang sebanyak 20 orang lebih dari perwakilan komunitas masyarakat.

Mereka menggelar pesta orkes dangdut dan beberapa kegiatan lain tanpa memperhatikan protokol kesehatan.

“Kami masih lakukan penyelidikan. Ada 11 saksi yang sudah kami mintai keterangan, termasuk penyelenggara dan undangan” kata Kasat Resrim Polres Malang, AKP Kristian Dony Bara’langi, seperti dikutip inewsjatim, Sabtu (7/8/2021).

“Bila terbukti melanggar, penyelenggara acara tersebut terancam Pasal 1 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Ancaman hukumannya satu tahun penjara,” pungkasnya. (fery)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *