Pesta Pernikahan Viral, Ketua PCNU Jember Terancam Sanksi Langgar Prokes

  • Bagikan
Pesta Pernikahan Putri, Ketua PCNU Jember
Cuplikan video acara pernikahan putri Ketua PCNU Jember saat penerapan PPKM Level 4 yang lagi viral di sejumlah grup WhatsApp.

matajatim.idJEMBER-Video Pesta Pernikahan Putri Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember KH Abdullah Syamsul Arifin alias Gus Aab viral di sejumlah Grup WhatsApp.

Dalam video yang beredar itu, terlihat pesta pernikahan digelar dengan ramai di tengah pemberlakuan PPKM Level 4.

Video itu merupakan cuplikan pesta pernikahan putri Gus Aab pada hari Rabu (28/7/2021) di kompleks Ponpes di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalasari, Jember.

Bupati Jember, Hendy Siswanto mengatakan, Gus Aab terancam sanksi hukuman pelanggaran protokol kesehatan.

“Di pernikahan tersebut, sepertinya melanggar prokes. Lalu pada tanggal 29 Juli petugas kita sudah turun untuk memeriksa. Kemudian pada 30 Juli kita lakukan sidang,” terang Bupati Jember yang didampingi Dandim dan Kapolres Jember saat jumpa pers, Jumat (30/7/2021)

Katanya, Gus Aab terancam hukuman kurungan 15 hari atau denda Rp 10 juta.

“Jangan dilihat nominal dendanya. Tetapi ini soal keselamatan nyawa. Pemerintah serius melindungi dan menyelamatkan nyawa rakyat. Mohon semuanya untuk jangan coba-coba melanggar prokes,” tegas Hendy.

Sebelumnya, Kapolsek Bangsalsari, AKP I Putu Adi Kusuma mengaku sudah mendapat pemberitahuan dari keluarga Gus Aab.

Saat itu mereka menyatakan akan menggelar acara pernikahan hanya berupa akad nikah, tanpa disertai pesta dan tidak akan mengundang banyak orang.

Namun, dalam sejumlah foto yang beredar, nampak perkawinan putri Gus Aab digelar yang dihadiri ratusan orang. Sebagian besar tidak mengenakan masker saat berfoto dengan mempelai.

“Begitu ramai orang, kita langsung ke sana bersama Babinsa untuk memberikan teguran. Lalu mereka berjanji tidak ada pesta lagi,” papar Putu.

Sementara itu, Ketua PCNU Jember Gus Aab berencana menyampaikan permintaan maaf setelah pesta pernikahan putrinya di tengah PPKM Level 4 jadi viral.

Taufik Hidayat selaku ketua panitia dan penanggung jawab pesta pernikahan ditugaskan Gus Aab untuk menyampaikan permintaan maaf ke awak media.

“Kami menyesali sudah salah. Kami mengakui dan segera menyampaikan permintaan maaf,” ujar Taufik, Jumat (30/7/2021).

Taufik mengaku, baru selesai menjalani pemeriksaan di Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resor Jember terkait pelaksanaan pesta pernikahan putri Gus Aab.

Lebih lanjut Taufik mengakui, dalam acara pesta pernikahan yang digelar pada Rabu (28/7) kemarin, keluarga mengundang berbagai tamu.

Ada sekitar puluhan tamu yang hadir dalam pesta yang berlangsung di kompleks Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Ulum. Ponpes itu juga kediaman Gus Aab di Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari.

“Tamunya kalau tidak salah sekitar 70 sampai 80 orang,” terangnya.

Taufik tidak menduga resepsi pernikahan itu bakal berurusan dengan aparat penegak hukum dan menjadi sorotan publik.

“Sudah beberapa kali ditunda mulai tanggal 11 Juli dan tanggal 22 Juli. Sehingga, harus jadi tanggal 28 Juli. Kita adakan saja. Tidak ada resepsi, hanya selawatan terbatas 70 sampai 80 orang,” ujar dia.

Seperti diketahui, Kabupaten Jember dalam kategori PPKM Level 4 sesuai Inmendagri Nomor 24 Tahun 2021 tentang PPKM Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Inmendagri itu, pesta pernikahan di daerah yang menerapkan PPKM Level 4 dilarang. (muiz)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *