9 Kampus IAIN Jadi UIN, Tak Lepas dari Peran LaNyalla M Mattalitti

  • Bagikan
9 IAIN Jadi UIN
Ketua Dewan Perwakilan Daerah La Nyalla Mattalitti saat membahas perubahan status kampus IAIN menjadi UIN di Rumdis Ketua DPD, Juli 2020 lalu. (FOTO: Humas DPD)

matajatim.id-Figur LaNyalla Mahmud Mattalitti sedang jadi perbincangan. Ada 9 kampus IAIN yang berubah status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Sebagai Ketua DPD RI. Pak LaNyalla selama enam bulan mengawal perjuangan para petinggi kampus IAIN hingga membuahkan hasil yang diimpikan.

Kontribusi La Nyalla mulai tampak terhadap perkembangan pendidikan di Indonesia. Kursi jabatan yang didudukinya memberikan ruang secara lebar terhadap keluh kesah pelbagai instansi pendidikan.

Mengingat selama ini perguruan tinggi Islam yang berada di lingkungan IAIN kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Semenjak kursi DPD RI dinahkodai oleh AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, IAIN mulai banyak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Beberapa aspirasi rakyat mulai terakomodir yang dimediasikan oleh DPD RI di bawah komando AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Tidak heran, sembilan rektor IAIN Indonesia merasa bahagia karena aspirasinya bisa diwadahi dengan baik oleh ketua DPD RI dengan langkah konkrit akselerasi pendidikan IAIN menuju UIN.

Kesempatan ini pun akhirnya mengundang banyak perhatian dari sembilan rektor IAIN untuk menyalurkan aspirasinya. Seakan enggan melewatkan kesempatan ini, kesembilan rektor IAIN pun menemuinya.

Hasilnya pun memuaskan.

Di tangan La Nyalla perjuangan panjang sembilan kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) agar naik status menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) bisa dikatakan tuntas.

Sembilan kampus IAIN itu, IAIN Jember, Surakarta, Tulungagung, Purwokerto, Ambon, Bengkulu, Samarinda, Palu dan Gorontalo.

Kesepakatan bersama disampaikan dalam rapat konsultasi dan mediasi yang mendatangkan Menteri Agama, Fachrul Razi dan Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo bersama Ketua DPD RI, LaNyalla Mahmud Mattalitti yang bertempat di rumah dinasnya, setahun lalu. Pada bulan Agustus, 9 kampus IAIN itu sudah berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).

Secara serentak, kesepakatan ini menimbulkan kebahagiaan tersendiri dari pihak Institut, karena merasa perjuangan panjangnya membuahkan hasil positif berkat bantuan La Nyalla, selaku Ketua DPD RI.

Salah satu dari peserta itu, yakni Rektor IAIN Jember mengungkapkan ribuan terima kasih kepada Pak La Nyalla. Berkat perjuangan Ketua DPD RI, selama enam bulan mengawal mencapai hasil yang memuaskan.

Para rektor IAIN itu tak lagi berpikir bertahun-tahun berjuang untuk mengubah status menjadi UIN.

Perhatian dan kegigihan La Nyalla sebagai Senator Rakyat perlu diapresiasi dalam melakukan akselerasi pendidikan IAIN menuju UIN.

Kampus IAIN menuju UIN, selama ini kurang mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Beruntung, Pak La Nyalla hadir.

Pak La Nyalla bukan melulu mencitrakan sebagai figur politisi untuk momentum lima tahunan. (kholili)

Kholili, Mahasiswa Magister Pasca Sarjana UIN Sunan Ampel Surabaya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *