Pengancam Gorok Mahfud MD Divonis Ringan, Ternyata Mahfud Beri Kesaksian Meringankan

  • Bagikan
Pengancam Gorok Mahfud MD Divonis Ringan
Lora Mastur yang sempat bikin heboh gegara ngancam untuk menggorok leher Menko Polhukam Mahfud MD diunggah dalam YouTube. Majelis Hakim di PN Sampang akhirnya memvonis 16 bulan penjara dan denda 250 juta subsider 1 bulan kurungan. Vonisnya lebih ringan dari tuntutan JPU karena Mahfud MD ikut memberi kesaksian yang meringankan.

matajatim.id-SAMPANG-Lora Mastur yang sempat heboh gegara ngancam untuk menggorok leher Menko Polhukam Mahfud MD akhirnya divonis 16 bulan penjara dan denda 250 juta subsider 1 bulan kurungan.

 

Pembacaan vonis kepada terdakwa Lora Mastur digelar secara daring di PN Sampang, Selasa (27/7/2021).

Pembacaan putusan itu dibaca secara bergilir oleh Majelis Hakim yang terdiri dari Juanda Wijaya, SH., Ivan Budi Santoso, SH., MH dan Agus Erman, SH.

Majelis Hakim itu memutuskan vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa 2 tahun penjara.

Lora Mastur, pemuda asal Karangpenang, Sampang ini, dinyatakan oleh Majelis Hakim terbukti secara sah dan meyakinkan melanggar pasal 28 ayat (2) juncto pasal 45A ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau pasal 14 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebelum sidang pembacaan putusan digelar, Mahfud MD ternyata memberi kesaksian yang meringankan terdakwa.

Lewat surat yang dikirim ke Majelis Hakim Pengadilan Negeri Sampang. Mahfud MD menyatakan bahwa dirinya tak mempersoalkan atas ancaman itu. Bahkan Mahfud sudah memberi maaf kepada terdakwa.

Namun, karena perkara Lora Mastur menyangkut delik umum, Mahfud menyerahkan sepenuhnya kepada Pengadilan.

“Apabila terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan terdakwa melakukan kejahatan sebagaimana yang didakwakan, saya turut memohonkan kepada Majelis Hakim untuk memberikan keringanan hukuman terhadap terdakwa,” begitu bunyi surat Mahfud MD.

“Saya tidak pernah mempermasalahkan video yang viral tersebut dan saya tidak pernah melaporkan. Bahkan sebelum Lora Mastur menyerahkan diri saya sudah memaafkan. Tapi kan hukum harus ditegakkan dan itu menjadi tugas aparat penegak hukum,” sambungnya.

Seperti diketahui, video Lora Mastur yang ngancam akan menggorok Mahfud MD yang kini menjabat Menko Polhukam viral setelah diunggah oleh akun youtube “Amazing Pasuruan”.

Ada empat orang pelaku penyerbar dan pengunggah video yang telah diganjar hukuman penjara oleh Pengadilan Negeri Pasuruan. (hasib).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *