Innalillah, Dokter RSUD Sampang Meninggal Dunia Setelah Bebas dari Covid-19

  • Bagikan
Dokter RSUD Sampang Meninggal Dunia
Ungkapan duka mengalir melalui karangan bunga untuk almarhumah. (FOTO:istimewa)

matajatim.idSAMPANG-Dunia kesehatan di Sampang berduka. Seorang dokter yang masih usia muda meninggal dunia setelah sukses melawan virus Covid-19.

Dokter muda itu bernama dr Putri Erminingtyas.

Almarhumah bertugas sebagai dokter umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Mohammad Zyn, Kabupaten Sampang, Madura.

Informasi yang dihimpun Mata Jatim menyebut, sebelum dirawat di RSUD dr Soetomo dan meninggal dunia. dr Putri sempat terinfeksi Covid-19.

Saat itu, dr Putri dalam kondisi sedang hamil tua.

Dokter Putri harus menjalani isolasi.

Saat isolasi itu, bayi dalam kandungan lahir.

Kelahiran sang buah hati sempat bikin kondisi dr Putri baikan. Tanda-tanda pemulihan sudah mulai tampak.

Direktur RSUD dr Mohammad Zyn dr Agus Akhmadi menyebut, dr Putri dinyatakan negatif covid-19 setelah melakukan swab antigen.

Namun, selang beberapa hari dari hasil swab negatif. Kondisi kesehatan dokter Putri kembali menurun.

Pihak keluarga membawa ke RSUD Sampang. Karena kondisi dr Putri terus menurun. Keluarga membawa dr Putri ke RSU dr Soetomo, Surabaya.

Dokter RSUD Sampang Meninggal Dunia
Ungkapan duka cita terus mengalir untuk almarhumah.

Pada Senin (27/07/2021) malam. Kabar duka menyelemuti keluarga. Sang dokter menghembuskan nafas terakhir.

dr Agus  mengatakan, almarhumah sempat dirawat di rumah sakit Sampang sebelum dirujuk ke RSU dr Soetomo.

Karena kondisinya memburuk, dokter kelahiran Camplong ini dirujuk ke Surabaya.

“Iya benar, meninggal di rumah sakit dr Soetomo diduga karena ada proses peningkatan oksigen di paru-parunya terganggu. Dokter PE dirujuk sebagai pasien umum bukan pasien Covid-19 karena hasil swabnya sudah negatif,” katanya, Selasa (27/07/2021).

Dokter Agus memberi testimoni atas keperibadian almarhumah selama bertugas di RSUD Sampang.

“Almarhumah tergolong sosok yang baik selama bertugas. Kami merasakan duka cita yang mendalam. Semoga pengabdiannya selama ini diganjar dengan tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Agus.

Sebelumnya, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Sampang merilis, pada 3 Juli 2021 kemarin sedikitnya enam orang dokter di Sampang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil uji laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Keenam orang dokter yang positif terpapar Covid-19 itu bertugas di sejumlah puskesmas dan rumah sakit di Kabupaten Sampang.

Dari enam orang yang terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 itu, satu di antaranya telah meninggal dunia dan dikebumikan berdasarkan protokol Covid-19.

Mereka yang terpapar Covid-19 ini merupakan dokter umum sebanyak lima orang dan seorang dokter spesialis anak.

Tidak bisa memastikan dari mana keenam dokter itu terpapar virus corona. Namun berdasarkan dugaan, kemungkinan mereka menangani pasien yang tidak jujur menjelaskan riwayat kontak saat berobat kepada para dokter tersebut.

Hasib, Mata Jatim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *