Angka Kematian Covid-19 Meningkat Sejak PPKM

  • Bagikan
Angka Kematian Covid-19 Sejak PPKMMeningkat
Angka kematian akibat Covid-19 selama Penerapan PPKM Darurat. Sumber: Info Grafis Kempalan.com diolah dari Sumber: Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

matajatim.idJAKARTA-Sejak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat diberlakukan. Angka kematian pasien covid-19 meningkat dari hari ke hari.

Berdasarkan data Satgas Covid-19, total kasus kematian selama periode PPKM Darurat dan Level 4 hingga Selasa 27 Juli 2021 mencapai 26.380 orang.

Jika diambil rata-rata, angka kematian dari pasien Covid-19 saja dalam sehari tembus 1.032 orang.

Jumlah tersebut melonjak tinggi dibandingkan waktu sebelum pemberlakuan PPKM Darurat atau sepanjang 10 Juni-2 Juli.

Dalam kurun waktu sebelum PPKM diberlakukan, total kematian pasien covid-19 sebesar 7.372 orang.

Sejak PPKM Darurat diterapkan mulai 3 Juli hingga diperpanjang jadi PPKM Level 4 sampai Selasa 27 Juli 2021, kasus kematian akibat terinfeksi virus corona (Covid-19) melonjak signifikan.

Pemerintah tak membantah adanya lonjakan kasus kematian Covid-19 selama PPKM Darurat dan Level 4.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, rata-rata pasien meninggal karena perburukan gejala.

Selain itu, pasien Covid-19 yang meninggal disebut memiliki komorbid alias penyakit penyerta, serta belum menerima vaksin covid-19.

“Dari hasil penelitian tim di lapangan, angka kematian meningkat karena beberapa faktor, kapasitas RS yang sudah penuh, pasien yang ketika datang saturasinya sudah buruk, serta meninggal karena tidak terpantau ketika melakukan isolasi mandiri di rumah,” kata Luhut, (Sabtu (24/7/2021).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo berharap angka kematian bisa menurun setelah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 selama 8 hari, terhitung sejak 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.

Melalui perpanjangan kebijakan tersebut, Presiden Jokowi ingin angka kematian pasien Covid-19 menurun.

“Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin,” kata Jokowi dalam tayangan YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/7/2021)

Jokowi pun menginstruksikan kepada jajarannya untuk meningkatkan kapasitas rumah sakit dan fasilitas isolasi pasien Covid-19, utamanya di daerah-daerah yang mencatatkan angka kematian tinggi.

“Dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera,” ujarnya.

Presiden Jokowi mengingatkan seluruh pihak untuk tetap berhati-hati, apalagi dalam menghadapi virus corona varian delta yang menyebar begitu cepat.

“Kita harus selalu waspada, ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular,” ucapnya.

Selain itu, Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya untuk terus menaikkan angka testing, tracing, dan treatment. Ia juga ingin angka kesembuhan terus ditingkatkan.

Bagi masyarakat, Presiden Jokowi mengingatkan agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, mulai dari memakai masker, rajin mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Dengan usaha keras kita bersama Insya Allah kita bisa segera terbebas dari Covid-19 dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” katanya. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *