Pelaku Pembacokan di Pasar Kapasan Surabaya Ditangkap di Bangkalan

  • Bagikan
Pelaku Pembacokan Ditangkap
CR salah satu pelaku pembacokan pedagang baju di Pasar Kapasan Surabaya yang berhasil ditangkap Polrestabes Surabaya, Sabtu. (matajatim.id)

matajatim.idSURABAYAPolrestabes Surabaya akhirnya berhasil menangkap CR (21) warga Kali Mas Hilir Kelurahan Nyamplungan Kecamatan Pabean Cantikan Surabaya sebagai salah satu pelaku pembacokan pedagang baju di Pasar Kapasan Surabaya.

Tim Opsnal Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap CR saat bersembunyi di kampung halamannya di Desa Jeddih Kecamatan Socah, Bangkalan, Madura.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian membenarkan penangkapan CR.

“Benar, salah satu pelaku pembunuhan di Pasar Kapasan berhasil kita tangkap di Desa Jeddih Kecamatan Socah  Bangkalan Madura,” terang Oki saat dikonfirmasi Mata Jatim, Sabtu (25/7/2021).

Saat ini tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya.

“Kami masih terus memburu satu orang pelaku lainnya,” tambah Oki.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan barang bukti (BB) 1 unit sepeda motor, 1 buah pisau milik tersangka, 1 buah pisau milik korban, sarung celurit, 1 buah gagang pisau serta rekaman CCTV di lokasi kejadian.

“Pelaku terancam pasal 170 ayat (2) 3e dan atau pasal 351 ayat (3) kitab undang – undang hukum pidana (KUHP),” kata mantan Kasubdit Jatanras Polda Jatim ini.

Seperti diketahui, Pasar Kapasan, Simokerto, Surabaya, Kamis (22/7/2021) siang geger. Pedagang baju di lantai dua tewas dibacok oleh dua orang tak dikenal.Melihat ada pedagang dibacok bersimbah darah. Pedagang dan pembeli sekitar kejadian mencoba memberi pertolongan.

Namun, nyawa Slamet Mahmud (54), warga Jalan Gembong Sawah Tengah, Surabaya ini tak tertolong karena kehabisan darah.

Kasus pembunuhan itu terjadi bermula saat korban berada di dalam toko didatangi pelaku membawa senjata tajam (sajam) dan terjadi cek cok dan adu mulut.

Pelaku sempat menyerang korban dengan pisau, sementara korban mengambil celurit didalam tokonya sehingga terjadi duel menggunakan senjata tajam.

Tak lama kemudian datang satu pelaku langsung menyerang dengan sajam dan mengenai pinggang dan kepala korban.

Usai membacok korban, kedua pelaku melarikan diri. (rusydi)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *