Lebih 600 Ulama Wafat

  • Bagikan
Lebih 600 Ulama Wafat
Hairul Anwar

matajatim.id-Suatu waktu. Saya menjadi saksi akad nikah sahabat saya yang sudah saya anggap adik. Kebetulan mempelai  wanitanya jadi staf saya di kantor-yang juga saya anggap anak sendiri.

Akad nikah itu sangat sederhana karena berlangsung PPKM Darurat. Yang hadir dibatasi 20 orang. Lengkap dengan saksi dan pengghulunya dari KUA.

Lokasi akad nikah bertempat di beranda  masjid besar. Sangat sederhana sekali. Tanpa makanan dan minuman.

Ketika acara usai. Acara makan dan minum dilanjut di rumah mempelai wanita.

Di sela-sela itu. Saya ngobrol dengan mempelai pria.

“Mas yang meninggal para kiai dan ulama selama covid yang didata oleh aktivis gusdurian lebih 600 orang,” tiba-tiba mempelai pria membuka pembicaraan.

Saya menanggapinya dengan alis berkerut. “Kok bisa?,”.

“Apa itu di Madura saja?,” tanya saya.

“Oh tidak mas. Seluruh Jawa dan Madura,” jawabnya.

Degh… hati saya tiba-tiba berdesir

Saat ini kita dihadapkan pada jaman yang sangat membutuhkan pelita. Membutuhkan suluh kehidupan.

Peran ulama sebagai sandaran umat sangat ditunggu. Tapi dalam sekejap-hampir secara bersamaan- meninggal dunia.

Guru Besar Filsafat Islam UINSA Wafat
Prof Dr H Ma’shum, MAg, Guru Besar Filsafat Islam UINSA

Banyak ulama dan cendekia wafat. Ditambah dokter dan tenaga medis. Yang mencetaknya perlu waktu tahunan. Bahkan perlu biaya yang sangat besar.

Ini merupakan musibah sesungguhnya. Kalau mau menghitung sangat merugikan. Tidak bisa dinilai dengan skala ekonomi.

Meninggalnya seoramg ulama dan cendikia itu juga ikut terpendam beberapa rangkaian ilmu.

Mungkin sempat menulis sebuah kitab ataupun buku. Tapi penjelasan sang murid tentu tidak sama dengan maksud dan tujuan dari sang cendikia.

Meskipun berusaha dimiripkan dan disesuaikan. Mustahil serupa. Kecuali Allah membuka hijab untuk menyerupainya. Bisa melebihi kadarnya.

Tapi kuantitasnya tak akan sama.
Karena mundurnya peradaban pasti bersama terkuburnya para ulama dan cendekia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *