Berita FOTO: Tradisi Lamaran Pengantin di Pulau Sapudi

  • Bagikan
Tradisi Lamaran Pengantin di Pulau Sapudi
Keluarga dari mempelai pria saat membawa oleh-oleh ketika bersilaturrahmi ke keluarga mempelai perempuan di Pulau Sapudi, Kamis. (matajatim.id)

matajatim.id-Tradisi oleh-oleh dari keluarga pengantin pria kepada pengantin perempuan saat akan berseliturrahmi menjelang resepsi pernikahan hingga kini masih lestari.

Seperti yang terjadi di Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, Sabtu (17/7/2021).

Tradisi Lamaran Pengantin di Pulau Sapudi

Rombongan dari keluarga mempelai pria membawa aneka kebutuhan sehari-hari. Seperti, kelapa, beras, pisang, buah pinang, uang dan pakaian lengkap perempuan.

Menariknya, barang-barang bawaan itu dibawa setiap rombongan yang ikut.

Tradisi Lamaran Pengantin di Pulau Sapudi

Imraatul, salah satu rombongan mempelai pria mengatakan, oleh-oleh dari keluarga mempelai sengaja dibawa saat akan rombongan mempelai pria hendak bersilaturrahmi jelang sesaat akan digelar resepsi pernikahan.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk solidaritas antar saudara mempelai pria.

“Dengan bawaan yang dibawa sebenarnya sebagai simbol solidaritas atau sanak saudara dan harapan kesejahteraan untuk kedua mempelai,” ucapnya kepada Mata Jatim.

Tradisi Lamaran Pengantin di Pulau Sapudi

“Barang-barang ini sumbangan dari keluarga mempelai pria. Wujudkan berupa oleh-oleh saat keluarga mempelai hendak main ke rumah mempelai perempuan jelang resepsi. Kalau barang lamaran sudah dilakukan jauh sebelum resepsi digelar,” sambung imraatul kepada.(**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *