Sadad: Penerapan PPKM Darurat Jangan Hanya Panas di Awal

  • Bagikan
PPKM Darurat Jangan Hanya Panas di Awal
Anwar Sadad, Wakil Ketua DPRD Jatim

matajatim.id-SURABAYA-Penerapan PPKM Darurat di sejumlah daerah di Jawa Timur mendapat atensi dari Anwar Sadad, Wakil Ketua DPRD Jatim.

Kata Sadad, PPKM Darurat sebagai ikhtiar pemerintah untuk menekan dan menurunkan penyebaran Covid-19.

“PPKM Darurat hanyalah sebuah nama. Substansinya kan bagaimana cara menekan penyebaran virus corona,” terang Ketua DPD Gerindra Jatim ini kepada wartawan Jumat petang (2/7/2021).

PPKM Darurat akan mulai diberlakukan Sabtu 3 Juli hingga 20 Juli 2021.

Sebanyak 36 kabupaten/kota di Jawa Timur akan menerapkan PPKM Darurat karena tergolong zona merah dan orange.

Sadad berpesan kepada pemerintah Provinsi Jawa Timur agar dalam pelaksanaan PPKM Darurat tak hanya semangat di awal.

Karena itu, Sadad mengingatkan untuk diperhatikan kesiapan petugas tenaga kesehatan dan petugas keamanan serta relawan yang terlibat langsung dalam pencegahan Covid-19.

 PPKM Darurat Jangan Hanya Panas di Awal

“Para petugas yang terlibat di garda terdepan pencegahan Covid-19 harus dijamin hak-haknya. Dijamin keselamatannya. Dijamin kesejahteraannya,” ucap Sadad menambahkan.

Penerapan PPKM Darurat, sambung Sadad harus dilakukan secara konsisten. Tak hanya semangat pada hari-hari awal digelar. Tapi pada hari berikutnya lost.

“Kita tak menginginkan begitu. Hanya panas di awal. Tapi harus secara kontinyu melakukan pengetatan. Tapi itu semua perlu kesiapan anggaran yang cukup. Sehingga Penerapan PPKM berjalan maksimal,” ungkap Sadad.

Menurut Sadad, langkah untuk menekan sebaran Covid-19 saat ini ya menerapkan PPKM Darurat.

“Warga sebaiknya tinggal di rumah (stay at home). Kendati berdiam diri di rumah. Perekonomian tetap jalan melalui transaksi online,” pungkasnya.

Hadi, Mata Jatim

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *