Korban Meninggal KMP Yunicee Jadi 7 Orang

  • Bagikan
Korban Meninggal KMP Yunicee Jadi 7 Orang
Personel Basarnas melakukan penyisiran untuk mencari korban KMP Yunicee di perairan Selat Bali, Rabu (30/6/2021). Petugas SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian korban KMP Yunicee yang tenggelam saat berlayar dari Pelabuhan Ketapang Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk pada Selasa (29/6) malam dan telah menemukan tujuh jenazah korban meninggal dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

matajatimBANYUWANGI-Pencarian penumpang Kapal Motor Penumpang (KMP) Yunicee yang tenggelam di selatan perairan Pelabuhan Gilimanuk, Bali, Selasa petang menemukan 1 orang meninggal dunia.

Tim SAR Gabungan pada Rabu (30/6/2021) pagi menemukan 1 orang ditemukan meninggal dunia. Sehingga total korban meninggal KMP Yunicee menjadi 7 orang. Jenazah langsung dievakuasi ke RSUD Negara, Bali.

Sebelumnya, usai KMP Yunicee tenggelam, Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi 33 penumpang dengan selamat, dan enam penumpang meninggal berada di Gilimanuk.

Sekitar pukul 20.45 Wita, KMP Suakarya berhasil mengevakuasi 27 penumpang dalam keadaan selamat.

Pada pukul 21.00 Wita, KMP Samudra Utama mengevakuasi 17 penumpang, juga dalam kondisi selamat.

Sekitar pukul 21.20 Wita, nelayan setempat berhasil mengevakuasi 6 penumpang dalam keadaan meninggal dunia.

Berdasar Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar. Satu korban yang ditemukan meninggal itu berjenis kelamin perempuan.

Dalam data terbaru Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar tersebut juga tertulis bahwa jumlah total penumpang tercatat 57 orang, terdiri dari 41 penumpang dan 16 kru.

Sementara itu, Bangkai KMP Yunicee yang tenggelam di selat Bali saat ini berada pada posisi 16,5 Km  dari Pelabuhan Gilimanuk. Kepastian posisi bangkai KMP Yunicee ini berdasarkan hasil investigasi dari KRI Rigel.

Komandan KRI Rigel-933 Letnan Kolonel Laut (P) Jaenal Mutakim mengatakan, KRI Rigel sudah melakukan pencarian lokasi bangkai kapal KMP Yunicee. Hasil pantauan ROV KRI Rigel ditemukan kerangka kapal berada di antara kedalaman 72 – 78 meter.

KRI Rigel melakukan investigasi terhadap bangkai kapal ini sebanyak dua kali. Saat pendeteksian pertama sudah terdeteksi bangkai kapal tersebut. Karena arus cukup kuat ke arah utara pada saat itu kami berbalik arah.  Untuk meyakinkan lagi dilakukan nvestigasi kedua. “Dari hasil investigasi kami yakin kerangka tersebut adalah KMP Yunicee yang tenggelam di perairan selat Bali,” jelasnya. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *