Vonis Habib Rizieq dan Dinamika Konsolidasi Demokratisasi

  • Bagikan
Habib Rizieq

matajatim.id- Vonis empat tahun penjara Habib Raizieq Shihab yang dijatuhkan oleh Majelis Hakim Jakarta Timur, hemat saya, dapat berpotensi makin menjauhkan upaya mencari pengakhiran (closure) terhadap konflik politik yang berkecamuk antara “negara” (baca=pemerintah) vs kelompok Islamis.

Alih-alih, malah bisa memicu kemungkinan perluasan (widening) dan pendalaman (deepening) nya.

Kelompok yang disebut terakhir tersebut akan menggarisbawahi sebagai pihak yg dipersekusi, didzolimi, dsb.

Dampak terhadap masyakat sipil Indonesia yang secara keseluruhan sedang mengalami tren keterbelahan, juga tak kalah signifikan dalam arti yang “negatif.”

Sebab politik identitas malah mengalami penguatan karena proses perluasan & pendalaman tersebut.

Implikasinya, kemampuan masyarakat sipil melakukan penyeimbangan terhadap kekuatan “negara” akan tergerus secara signifikan!

Pertanyaannya lalu, apakah fenomena ini sekedar sebuah “konundrum” alias teka-teki politik dalam dinamika relasi antara “negara” dan masyarakat sipil pasca-reformasi?.

Ataukah fenomena ini adalah sebuah hasil dari rekayasa politik “negara” yang sistematik dan struktural untuk semakin menghambat konsolidasi demokrasi (yang memang dimotori oleh gerakan masyarakat sipil)?

Jika melihat tren global terkait dinamika demokratisasi yang sedang berkembang saat ini, terutama meluasnya politik identitas, rasanya kita perlu mewaspadai kemungkinan kedua.

Apalagi jika dikaitkan dengan makin menurunnya angka Indeks Demokrasi di negeri ini.

Politik identitas adalah salah satu “virus” dalam batang tubuh politik di Indonesia yang sejak awal dimiliki; dan virus ini masih seringkali muncul (dimunculkan?) dan menyumbang terjadinya krisis-krisis yang, pada gilirannya, memperlambat, mengerosi, dan menghancurkan upaya konsolidasi demokrasi kita. (AS Hikam)

Tulisan ini disadur dari beranda FB AS Hikam

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *