Penyelundupan 22 Ribu Ekor Baby Lobster Berhasil Digagalkan Ditpolairud Polda Jatim

  • Bagikan
Penyelundupan Baby Lobster
Ditpolairud Polda Jatim ungkap penyelundupan baby lobster di Kabupaten Trenggalek, Ahad (6/06/2021). (Foto for Mata Jatim)

matajatim.idSURABAYA-Ditpolairud Polda Jawa Timur mengungkap penyelundupan baby lobster atau benih lobster pada Ahad (6/06/2021) lalu sekitar pukul 16.30 WIB.

Penyelundupan puluhan ribu ekor baby lobster tersebut terjadi di pantai Unam, Jalan Wilis, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

“Tersangka inisial W warga asal Wonogiri, Jawa Tengah. Sedangkan barang bukti yang berhasil diamankan adalah benih udang lobster sebanyak 22 ribu ekor jenis pasir dan jenis mutiara, ransel, handphone dan mobil nopol F 1336 QR,” jelas Kombes Pol Gatot Repli Handoko, Rabu (9/06/2021).

Atas peristiwa ini, kerugian berdampak pada SDM kelautan, khususnya udang lobster yang terdapat mengalami penurunan populasinya.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim, AKBP Siswanto, menyebutkan kronologisnya bermula pada hari Ahad (6/06/2021), sekitar jam 16.30 WIB, di Jalan Wilis Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek.

Waktu itu pelaku mengendarai mobil Honda Jazz berwarna silver nopol F 1336 QR dengan membawa baby lobster sebanyak tiga kardus berisi masing-masing 25 kantong dan 22 kantong splastik.

“Di dalam kantong splastik tersebut berisi baby losbter masing-masing  berisi 200-250 ekor baby lobster yang diletakkan di dalam bagasi mobil yang rencananya akan diberikan ke (P) penerima di wilayah Solo,” tutur AKBP Siswanto, Rabu (9/06/2021).

Dalam kasus ini, pelaku melanggar Pasal 92 Juncto Pasal 26 ayat 1 UU Nomor 11 tentang Cipta Kerja Juncto UU Nomor 25 tahun 2009 tentang perubahan atas UU Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *