Eet, Lokalisasi Dolly Ternyata Masih Beroperasi Dengan Cara Beda

  • Bagikan
Lokalisasi Dolly Ternyata Masih Beroperasi
Siapa bilang Dolly tutup? Masih buka, nampak perbincangan Noor Arief Prasetyo sebagai moderator dengan LD, yang mengakuinya. (FOTO:coverYouTube:Plesiran Asik)

matajatim.idSURABAYA-Siapa bilang lokalisasi Dolly di Surabaya sudah lenyap?

Secara fisik mungkin benar, tapi ternyata eksistensi tempat prostitusi yang kondang itu masih ada. Masih terus beroperasi. Tapi dengan cara yang berbeda.

Bahkan makin tumbuh subur.

Kondisi Dolly saat ini hari Minggu malam diketahui, diulas dan dibahas bersama oleh IKA (Ikatan Keluarga Alumni Stikosa AWS dalam format podcast, yang dimoderatori Noor Arief Prasetyo penulis buku Surabaya Butuh Lokalisasi.

Pada pembicaraan yang disebrluaskan melalui chanel di Youtube ini, dihadirkan pula seorang perempuan yang saat ini masih aktif menjalani profesinya di Dolly berinisial LD.

” Kini Dolly seperti hantu, bergerak tanpa wujud,” kata Noor Arief membuka pembicaraan. Tiada tetapi ada. Dan dibenarkan oleh LD.

Dari pembicaraan ini, banyak diperoleh informasi tentang praktek bisnis terselubung di Dolly. Mulai dari cara menggaet tamu, kehidupan PSK dan muncikari, tarif, tempat kencan, razia, kondisi sosial Dolly, hingga faktor kesehatan para PSK.

Menurut pengakuan LD, aktivitas prostitusi di Gang Dolly secara nyata memang tidak ada, tidak seperti dulu sebelum ditutup. Tapi para PSK masih ada, mereka kost di bekas wisma yang dulu jadi tempat praktek prostitusi.

“Para bekas PSK itu masih bekerja, masih praktek, dan masih di bawah kelola  muncikari. Sistem kerjanya menggunakan HP. Kami tinggal menunggu di tempat kost, kalau ada tamu kami akan dihubungi. Foto kami dibawa mucikari, yang akan menunjukkan kepada tamu. Tamu akan memilih, kalau cocok, langsung jadi,” ungkap LD.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *