Rakyat Jember Tagih Janji Politik HS-Gus Firjaun Perbaiki Jalan Perbatasan

  • Bagikan
Janji Bupati Jember
Salah satu akses jalan kabupaten di daerah perbatasan Jember yang rusak parah. (Foto Muiz/Mata Jatim)

matajatim.idJEMBER-Janji politik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih periode 2021-2024, H Hendy Siswanto dan KH MB Firjaun Barlaman (HS-Gus Firjaun) semasa kampanye pada Pilkada 2020 lalu sudah ditagih rakyat Jember.

Pasalnya, sudah dua bulan lebih Bupati dan Wakil Bupati Jember terpilih itu resmi dilantik oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, jalan kabupaten _khususnya di daerah perbatasan Jember-Bondowoso_ yang dijanjikan akan segera diperbaiki dan disegarkan belum juga terwujud.

Padahal, perbaikan jalan yang rusak parah adalah salah satu janji kampanye Bupati dan Wabup yang masih sangat diingat betul, khususnya oleh rakyat perbatasan Kabupaten Jember. Sebab, jalan-jalan itu telah rusak parah dan sangat rentan menimbulkan kecelakaan sejak 3 tahun lalu.

“Setiap kali saya melitasi jalan dari arah timur Sukowono ke Jelbuk selalu merasa was-was, sebab banyak sekali jalan berlubang yang rentan menyebabkan kecelakaan dan ban bocor akibat batu-batu di jalanan,” kata Halimah, warga Kecamatan Sukowono yang sudah tiga tahun bekerja di salah satu pabrik tembakau di Kecamatan Arjasa.

Di antara jalan yang rusak adalah jalan penghubung antara Kecamatan Jelbuk dan Sukowono, juga jalan yang menghubungkan Kecamatan Kalisat dan Sukowono. Jalan tersebut tepat berada di depan salah satu Pondok Pesantren terbesar di Jember, Ponpes Raudlatul Ulum Sumberwringin, Sukowono.

Pantauan Mata Jatim, sekitar 1-4 Km jalan di lokasi tersebut dipenuhi oleh lubang-lubang dan jalanan yang bergelombang.

Busro Abidin salah satu tim Bupati Hendy Siswanto di HS Center mengatakan, proses perbaikan jalan dan realisasi program bupati telah dan akan dilakukan secara bertahap. Yang demikian sejalan dengan keterangan yang disampaikan Yudianto, salah seorang staf di Kecamatan Jelbuk.

“Jalan yang menghubungkan Kecamatan Jelbuk dan Sukowono tersebut adalah salah satu jalan kabupaten yang sudah masuk dalam agenda perbaikan, untuk waktu pastinya belum diketahui,” kata Yudianto, Jumat (21/05/2021).

Dia menjelaskan, jalan-jalan tersebut sering mengalami kerusakan disebabkan oleh lalu lalangnya kendaraan berat. Kemudian diperparah oleh terjadinya bencana alam banjir pada bulan Februari 2021 kemarin.

Rakyat Jember sampai saat ini masih sangat mengharapkan perlakuan, kebijakan dan kinerja Bupati saat ini lebih baik dari pendahulunya, yang dinilai tak mampu memimpin Kabupaten Jember hingga akhirnya dimakzulkan DPRD.

Harapan ini sebagaimana disampaikan Zainal Abidin, salah satu pendukung Bupati dan Wabup HS-Gus Firjaun saat Pilkada 2020 lalu.

“Salah satu janji Bapak Bupati saat kampenye dulu adalah akan menyegerakan perbaikan jalan-jalan yang rusak, janji itu masih tetap kami ingat dan berharap Bapak Bupati segera memenuhinya. Sebab, jalanan yang rusak itu adalah urat perekonomian rakyat Jember, jalan itu akses rakyat Jember untuk berangkat kerja dan ke pasar,” ungkapnya.

Muiz, Mata Jatim

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *