Jokowi Usulkan Putra Madura Jadi Dubes Arab Saudi

  • Bagikan
Usulkan Putra Madura Jadi Dubes Arab Saudi
Zuhairi Misrawi lahir di Sumenep, Madura, Jawa Timur, 5 Februari 1977, dikenal sebagai penulis dan intelektual muda Nahdlatul Ulama (istimewa)

matajatim.idJAKARTAPutra Sumenep, Madura, Jawa Timur, Zuhairi Misrawi masuk daftar calon Duta Besar (Dubes) luar biasa untuk negara sahabat yang diusulkan Presiden Jokowi ke DPR.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajukan nama Zuhairi Misrawi bersama 31 calon Dubes lainnya kepada DPR RI.

Surat Presiden itu dibacakan Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar selaku pimpinan sidang dalam Rapat Paripurna DPR RI, Kamis (20/5/2021).

Zuhairi Misrawi sebagai Dubes Riyadh, Arab Saudi.

Sedangkan mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto diusulkan menjadi Duta Besar (Dubes) Madrid, Spanyol.

Namun, belakangan muncul informasi jika Terawan memilih mundur dari pencalonan Dubes itu.

Anggota Komisi I DPR, Taufiq R. Abdullah menyebut ada perubahan di dalam daftar calon dubes karena Eks Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengundurkan diri sebagai calon Dubes di Madrid, Spanyol.

“Pak Terawan mundur, nah kalau mundur kan harus diganti. Penggantinya belum masuk. Kelihatannya ada perubahan,” ujarnya seperti dikutip viva.

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengirim Surat Nomor R/19/Pres/04/2021 tanggal 29 April 2021 perihal permohonan pertimbangan atas pencalonan duta besar dan berkuasa penuh negara sahabat untuk Indonesia.

Muhaimin menjelaskan, seluruh surat yang masuk ke pimpinan DPR, akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku di DPR.

“Surat-surat tersebut telah dan akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan DPR RI dan mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Dalam mekanisme di DPR, calon-calon dubes itu akan menjalani serangkaian uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) selama beberapa hari di Komisi I DPR, untuk kemudian hasilnya diserahkan kepada Presiden Jokowi sebagai bahan pertimbangan penempatan dubes tersebut.

Berikut nama-nama calon dubes tersebut:

  1. Abu Dhabi: Extend
  2. Amman: Ade Padmo Sarwono
  3. Athena: Bebeb A.K.N. Djundjunan
  4. Bogota: Tatang B. U. Razak
  5. Bratislava: Pribadi Sutiono
  6. Canberra: Siswo Pramono
  7. Dar Es Salam: Triyogo Jatmiko
  8. Dhaka: Heru Subolo
  9. Dili: Okto Manik
  10. Kabul: Gina Yoginda
  11. Kolombo: Dewi Tobing
  12. Kyiev: Ghafur A.D.
  13. Lisabon: Rudy Alfonso
  14. Madrid: Terawan Agus Putranto
  15. Manama: Ardi Hermawan
  16. New Delhi: Ina Khrisnamurti
  17. Nur Sultan: M. Najib
  18. Ottawa: Tumpal Simanjuntak
  19. Paris: M. Oemar
  20. Riyadh: Zuhairi Misrawi
  21. Roma: M. Prakosa
  22. Seoul: Gandi Sulistyanto
  23. Tunis: Abdul Azis
  24. Warsawa: Anita Luhulima
  25. Washington, DC: Rosan P. Roeslani
  26. Wellington: Fientje M. Suebu
  27. Wina: Damos D. Agusman
  28. Zagreb: Suwartini Wirta
  29. Kuwait: Lena Maryana Mukti
  30. PTRI ASEAN: Derry Amman
  31. PTRI Jenewa: Febryan Rudyard
  32. PTRI New York: Armananta Natsir.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *