Ketum GNPK RI Ditahan Setelah Posting Dugaan Korupsi Dandim 0712 di Facebook

  • Bagikan
Posting Dugaan Korupsi Dandim 0712 di Facebook
Perseteruan Ketua Umum Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) RI, Basri Budi Utomo dengan Dandim 0712 Letkol Infanteri Sutan Padapotan Siregar berlanjut ke penahanan oleh Kejaksaan Negeri(Kejari) Kota Tegal, Jawa Tengah.

matajatim,idTEGAL-Perseteruan Ketua Umum Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) RI, Basri Budi Utomo dengan Dandim 0712 Letkol Infanteri Sutan Padapotan Siregar berlanjut ke penahanan oleh Kejaksaan Negeri(Kejari) Kota Tegal, Jawa Tengah.

Sebelum dilimpahkan ke Kejari. Kapolres Tegal Kota AKBP Rita Wulandari Wibowo menggelar forum mediasi di Mapolres Tegal Kota, Kamis (25/3/2021).

Namun, mediasi antara Kodim 0712 Tegal dengan Ketum GNPK-RI gagal menemui kesepakatan damai.

Proses mediasi sebagai salah satu upaya baru Polri terkait kasus ITE yang mengandung sejumlah unsur. Di antaranya dugaan pencemaran nama baik, fitnah, hingga penghinaan kepada penguasa.

“Penyelesaian perkara melalui restorative justice atau keadilan restoratif. Proses mediasi, atau bahasa umumnya musyawarah ini untuk mencari hal-hal yang bisa diselesaikan dengan damai sehingga tidak berujung ke pengadilan,” terang Rita.

Setelah berkas dinyatakan lengkap baru dilimpahkan ke Kejari Tegal.

Senin (17/5/2021) sore, Ketum GNPK RI Basri akhirnya ditahan kejaksaan.

Perseteruan keduanya bermula saat Basri memposting status di akun Facebooknya terkait dugaan korupsi yang dilakukan Dandim 0712 Letkol Infanteri Sutan Padapotan Siregar, pada 24 Februari 2021 lalu.

Dasar postingan itu, Dandim 0712 Sutan melaporkan Ketum GNPK RI, Basri Budi Utomo ke Mapolres Tegal Kota atas dugaan pencemaran nama baik danpelanggaran undang-undang ITE dan transaksi elektronik.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kota Tegal, Jasri Umar mengatakan, tersangka ditahan karena ancaman hukumnya 9 tahun penjara.

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *