Kebiadaban Israel Bunuh Anak-anak

  • Bagikan
Kebiadaban Israel Bunuh Anak-anak
Sejumlah warga Palestina ramai-ramai turun ke jalan untuk mengantarkan jenazah seorang bocah berusia 11 tahun yang menjadi korban serangan udara Israel di kawasan Gaza, Selasa (11/5/2021). AP Photo

matajatim.id– Senin (10/5/2021) malam. Israel membombardir Gaza. Akibat serangan itu sedikitnya 26 orang gugur. Sembilan di antaranya anak-anak.

Kantor berita Palestina Wafa melaporkan, serangan pesawat nirawak Israel membombardir bagian utara Jalur Gaza di daerah Beit Hanoun sejak Senin petang hingga Selasa (11/5/2021) pagi.

Di lokasi tersebut, sedikitnya 29 warga Palestina gugur, serta puluhan lainnya terluka.

Sejak Mei 2021. Israel melancarkan serangan udara ke kamp pengungsi Gaza.

Setidaknya 140 warga Palestina, termasuk 39 anak-anak yang tewas.

Sejak Jumat (7/5/2021), polisi Israel merangsek ke wilayah shalat di Masjid al-Aqsha, termasuk Haram al-Syarif dan Masjid Kubah Batu, untuk membubarkan unjuk rasa warga Palestina.

Mereka menembakkan peluru karet, granat kejut, dan gas air mata.

Serangan tersebut berulang hingga Senin (10/5/2021).

Sepanjang Senin, menurut Bulan Sabit Merah Palestina, sebanyak 520 warga Palestina terluka dan 200 di antaranya harus dilarikan ke rumah sakit.

Secara total, lebih dari 1.000 orang terluka sepanjang penyerangan ke Masjid al-Aqsha tersebu

Akibat militer Israel yang secara terus menerus melakukan penyerangan ke Masjid al-Aqsha, anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah jadi korban.

Mereka adalah Mustafa Aloush, Zakaria Aloush dan Mohammad Abeid yang merupakan murid sekolah menengah, serta Zakaria Ziyad, Mustafa Ubaid, dan Muhammad Saber yang merupakan murid sekolah dasar.

Tiga anak-anak lainnya gugur di Beit Hanoun, termasuk gadis berusia 10 tahun bernama Rahaf al-Masri.

Pesawat nirawak Israel seperti tak mengindahkan protes. Mereka terus mengebom permukiman di pengungsian Shati di bagian barat Kota Gaza dan membunuh seorang perempuan.

Departemen Kesehatan Hamas mencatat, selain yang gugur terbunuh, sebanyak 107 warga Gaza mengalami luka-luka.

Serangan di Gaza ini bagian dari kekerasan di Yerusalem Timur beberapa waktu belakangan.

Kondisi itu dipicu upaya Israel ingin mengusir sejumlah warga Palestina dari rumah mereka di kawasan Sheikh Jarrah.

Aksi pengusiran itu ditanggapi unjuk rasa warga Palestina.

Perlawanan Palestina berhasil memaksa Mahkamah Agung Israel menunda eksekusi pengusiran warga di Sheikh Jarrah.

  

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *