Jatim Meledak Covid-19? Humas Covid-19 Sebut Berita Hoax

  • Bagikan
Jatim Meledak Covid-19 Hoax
Update Covid-19 Jawa Timur yang dikeluarkan Humas Covid-19

matajatim.idSURABAYA-Sejak hari lebaran Idul Fitri hingga H+1 viral sebaran informasi ledakan penderita covid-19 di 38 Kabupaten/Kota Jawa Timur.

Kabar itu viral di sejumlah aplikasi media sosial sembari merinci jumlah penderita covi-19 setiap daerah.

JATIM MELEDAK. UPDATE DATA TERPAPAR COVID-19 MINGGU INI, Kota Madiun peringkat pertama. Ngenes lihatnya,” begitu tulisan yang viral di medsos.

Dalam narasi itu disebut tambahan kasus covid-19 mencapai ratusan hingga ribu pasien tiap kabupaten/kota.

Terkait kabar update Covid-19 di Jawa Timur, Satgas Covid-19 Jatim menyebut informasi yang viral itu sebagai bentuk berita bohong alias hoax.

Humas Covid-19 Jawa Timur yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur (Jatim), Benny Sampirwanto memastikan kabar jumlah kasus Covid-19 yang disebut meledak di Jatim adalah hoax.

Jatim Meledak Covid-19 Hoaks
Klarifikasi Humas Covid-19 Jawa Timur terkait viralnya informasi ledakan covid-19 di Jawa Timur sejak lebaran Idul Fitri.

“Tidak ada keterangan resmi dari kementerian kesehatan soal perkiraan ledakan kasus Covid-19 di Jatim,” tulis Benny dalam rilis yang diterima Mata Jatim, Jumat (14/5/2021).

“Jumlah kasus dalam pesan yang beredar tersebut cenderung menyesatkan karena berbeda dengan rilis kasus harian yang keluarkan gugus tugas Covid-19,” tambahnya.

Kata Benny, jumlah kasus yang dirilis lewat situs resmi, infocovid19.jatimprov.go.id-setiap hari adalah jumlah kumulatif yang terdiri dari kasus positif, kasus meninggalkan dunia dan kasus sembuh.

Menyikapi pandemi Covid-19, Benny menyarankan agar masyarakat tetap menerapkan Protokol Kesehatan, yaitu memakai masker menutupi hidung dan mulut sampai dengan dagu.

“Selanjutnya, sering mencuci tangan menggunakan sabun dengan air mengalir. Menjaga jarak serta meningkatkan daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” pesannya. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *