Siaga, Kapolda Jatim Ikuti Latgab Penganan Kebakaran Hutan

  • Bagikan

matajatim.idMADIUN-Dalam rangka meningkatkan kemampuan Search And Rescue (SAR) dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta ikuti Latihan Gabungan (Latgab).

Kapolda Nico Afinta mengikuti Latgab bersama pejabat utama Polda Jatim dan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Gatot Repli Handoko, bersama TNI-POLRI, BPBD, dan Dinas Kehutanan.

Latgab tersebut dilaksanakan pada Rabu (7/04/2021) di Waduk Bening, Saradan, Madiun, Jawa Timur.

Pakaian yang dikenakan pada Latgab menggunakan seragam Brimob dilengkapi denga rompi anti peluru, helm baja, dan senjata. Rombongan berjalan dari pintu gerbang Waduk Bening, dan menyusuri hutan belantara areal latihan sejauh 4 kilometer.

Setibanya di Bendungan Waduk Bening, Kapolda Jatim bersama rombongan membentangkan bendera Merah Putih menanjak ke arah bendungan.

Dalam sambutannya Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menyampaikan, setelah nanti mendapatkan ilmu terkait dengan penanganan bencana alam, ia mengaskan bahwa kalau ada kejadian yang lebih penting adalah sinergitas kita bersama dalam menghadapi bencana tersebut.

“Saya dengan Bapak Pangdam dan Ibu Gubernur sering kali mengalami bahwa komunikasi yang baik, koordinasi yang baik tentunya akan mewujudkan kolaborasi yang baik. Tidak ada permasalahan yang tidak selesai selama hal tersebut Dapat kita laksanakan,” ujar Kapolda Afinta.

“Saya mengajak semua pihak untuk selalu mempererat tali silaturahmi, perkuat sinergitas yang baik,” pesan Kapolda Nico Afinta.

Lebih lanjut, Kapolda Nico Afinta juga menjelaskan terkait dengan napak tilas dan pengibaran bendera itu menunjukkan semangat kita. Karena yang terpenting dari setiap kegiatan adalah kemauan hati didalam melakukan operasi kemanusiaan.

“Kalau semua hati kita mau, untuk melakukan kegiatan-kegiatan ini dengan baik, saya kira semuanya akan menuju arah yang lebih baik. Jadi, penting bagi kami mengibarkan bendera merah putih itu serta napak tilas menjadi penguatan hati kami di dalam melaksanakan kegiatan nanti ke depan,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Latgab SAR ini di ikuti oleh 110 personel, yang terdiri dari 40 personel TNI, 20 personel Brimob, 30 personel dari Polres Nganjuk, Madiun dan Madiun Kota, 5 personel BPBD, 5 personel Damkar, dan 10 personel Perhutani.

Semuanya akan mendapatkan pelatihan dari para instruktur dan narasumber dari TNI maupun Polri, BPBD, dan Dinas Kehutanan, serta Pemadam Kebakaran yang selama ini telah berpengalaman dalam tugas operasional. (*)

banner 336x280
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *