Warga NU Berduka, Pendiri IPPNU Ny Hj Basyiroh Wafat

  • Bagikan

matajatim.idTUBANInnalillahi wainna ilaihi raji’un. Kabar duka kembali menyelimuti warga NU. Salah satu pendiri Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Nyai Hj Basyiroh Zawawi dikabarkan wafat, pada Selasa (19/1), sekitar pukul 20.50 WIB, di RSNU Tuban, Jawa Timur.

Kabar wafatnya Nyai Hj Basyiroh tersebut disampaikan salah satu putranya, Zainal Makarim. Kepada NU Online Jateng, Zainal menyampaikan kabar duka tersebut sekaligus meminta doa untuk almarhumah Ibu Basyirah.

“Mohon tambahan doa dan hadiah surat alfatihah untuk almarhumah Ibu Basyirah Zawawi, semoga beliau diberikan ampunan dan rahmat Allah swt,” tutur Zainal, yang tinggal bersama Nyai Hj Basyiroh di kediamannya di Jenu, Tuban.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan terkait waktu dan pemakaman jenazah Nyai Hj Basyiroh berusia 83 tahun yang juga budhe nya Menteri Agama RI Gus Yaqut. Semasa hidupnya, Hj Basyiroh ikut berjuang di NU sejak usia remaja, mengikuti jejak ayah dan kakeknya.

Ayahnya, KH Shoimuri, merupakan Rais PCNU Boyolali. Sedangkan kakeknya, KH Ahmad Siradj merupakan salah satu pendiri NU di Kota Surakarta, Jawa Tengah.

Di tahun 1955, Basyiroh muda yang tengah bersekolah di Kota Solo, ikut mendirikan IPNU Putri (kini disebut IPPNU) bersama dengan kawan belajarnya di Solo, seperti Umroh Mahfudhoh, dan lain-lain. Ia bahkan sempat menjadi Ketua PP IPNU Puteri, menggantikan Umroh.

Setelah menikah dengan KH Zawawi, namanya lebih dikenal dengan sebutan Basyiroh Zawawi. Ia pun pindah ke Jenu, Tuban dan tinggal di sana hingga akhir hayatnya. Laha alfatihah! (*)

banner 336x280
  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *