Pemilu Raya UNEJ 2020 Diundur, Ini Penjelasan KPUM

  • Bagikan

matajatim.idJEMBER-Pelaksanaan Pemungutan Suara Pemilu Raya Universitas Jember (UNEJ) Jawa Timur diundur karena sistem pemungutan suara secara online atau e-vote yang belum siap.

Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) UNEJ, Nanda Khoirur Rijal, melalui rilis resmi yang diterima redaksi Mata Madura, Sabtu (12/12/2020) siang.

“Pemungutan suara akan diundur sampai sistem yang baru sudah siap,” katanya dikutip dari berita acara Perubahan Tanggal Pemungutan Suara KPUM, yang ditetapkan pada Selasa (8/12/2020) lalu.

Pengunduran pemungutan suara itu, lanjut Khoirur Rijal, dilakukan untuk benar-benar mempersiapkan sistem baru yang disiapkan oleh KPUM untuk mengatasi sistem yang masih dirasa rawan kecurangan.

Pasalnya, hingga saat ini sistem e-vote Pemilu Raya UNEJ masih belum dilakukan uji coba ke UPTTI, karena belum mendapat disposisi dari pihak rektorat.

“Sampai tiga hari sebelum hari pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 7 Desember 2020, pihak rektorat tidak dapat mewujudkan sistem tersebut,” tutur Khoirur Rijal.

Atas kejadian ini, pihaknya menilai tidak ada keseriusan dari jajaran rektorat dalam mem-backup KPUM UNEJ dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu Raya.

Sebab, uji coba sistem e-vote yang akan digunakan dalam Pemilu Raya sudah diupayakan untuk dilakukan uji coba ke UPPTI sejak Kamis (26/11/2020) lalu.

“KPUM mengupayakan uji coba sistem e-vote ke UPTTI, namun pihak Kemahasiswaan UNEJ meminta pihak KPUM untuk melakukan kesepakatan dengan ketiga paslon terkait sistem tersebut,” ujar Khoirur Rijal.

Dijelaskan, pada Jumat (27/11/2020), KPUM UNEJ langsung melakukan rapat internal terkait persiapan sosialisasi sistem kepada ketiga Paslon dan Caleg.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *